Perpisahan

"Sekarang, diamlah di sini. Biarkan aku memeriksa tubuhmu," ucap Raymond begitu mereka sampai di kamar. Pria itu meletakkan tubuh istrinya di tepi ranjang lalu ia berlutut. Memeriksa apakah Tara terluka atau terkena pecahan kata. 

"Aku tidak apa-apa! Singkirkan tanganmu!" balas Tara jengkel menggoyangkan kakinya yang sedang disentuh oleh Raymond. Pria itu tak peduli, dia masih saja memeriksa setiap inci bagian tubuh istrinya. Tak ada yang terluka baik di tubuh maupun tangannya. 

"Aku akan tahu kau tidak apa-apa setelah aku memeriksany," tegas Raymond mengamati wajah istrinya yang masih terlihat kesal.

"Kenapa tidak sekalian kamu membunuhku? Kenapa hanya menembak ban mobilku? Biar kamu puas kalau mati!"

Secepat kilat Raymond memeluk istrinya. Mengusap rambutnya dengan lembut dengan dada yang terasa sakit. Bagaimana Tara bisa berkata berkata seperti itu? Kalau istrinya mati, bagaimana lelaki itu akan menjalani kehidupannya?"

"Lepaskan

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status