Share

Aunty

Friends are those rare people who ask how we are and then wait to hear the answer.

-Ed Cunningham

--

Hening duduk dengan kaki berselonjor yang di silangkan pada sebuah kursi tunggu atau kursi yang biasa dipakai pengunjung mall untuk beristirahat sejenak dari kegiatan mereka. Gadis itu sedang menunggu rekannya yang sedang mengurus tagihan di salah satu pusat perbelanjaan di sana.

“Cabut Ning, udah selesai gue!”

“Makan dulu Mei, gue laper.” Ucap Hening memelas.

“Food court atas?” Tanya Mei

“Pujasera di luar aja, murce, lagi ngirit gue, tagihan sama Pak Dion lusa baru cair.” Keluh Hening yang sudah berdiri memperbaiki letak ranselnya.

“Kapan sih, lo gak ngiritnya Ning? Punya pacar kaya itu di manfaatin Ning, jangan di jadiin pajangan doang ...” Mei bersungut pergi meninggalkan gadis itu.

Hening berlari dengan cepat menghadang Mei. “Bentar-be

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status