Share

Never Enough

Nothing will knock you down quicker than offering the best of yourself to someone and it still not being good enough

— M.W Poetry

--

Genta membuka matanya dan lagi-lagi tidak menemukan istrinya itu disampingnya. Sejenak ia melihat ke luar jendela, lalu menghela nafas. Sinar matahari saja belum masuk menembus tirai putih yang menggantung pada ventilasi rumahnya, tapi Hening sudah tidak ada menemaninya hanya untuk sekedar bergelung menikmati dinginnya pagi.

Kaki Genta melangkah menuju kamar mandi, namun tidak juga mendapati istrinya itu di dalamnya.

“Hening.”

Samar terdengar suara Hening menyahut dari luar kamar. Genta segera keluar untuk mencari di mana gadis itu tengah berada.

Genta mencoba menahan tawa saat melihat dapur yang sedikit berantakan. Ada dua buah roti bakar yang tergeletak di atas meja makan, yang warnanya sudah melewati ambang batas kehidupan. Dalam artian sudah tidak dapat lagi di selamatkan oleh sistem

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status