Bertemu Teman Lama

"Banyak sekali pohon mangganya, Pak Man?" Kenanga kaget waktu melihat kebun belakang rumah terdapat banyak pohon mangga, strawberry dan juga anggur. 

"Pak Saga memindahkan semua pohon ini kemari, Nyonya. Beliau memilih pohon terbaik karena Anda suka makan buah."

"Ehem!" Saga pura-pura batuk dan melirik Pak Man agar tidak banyak bicara.

"Saya ke depan, dulu. Ada pekerja baru yang akan menjaga rumah ini." Pak Man pamit meninggalkan teras belakang tempat di mana Maga dan Arga dulu sering bermain.

"Kapan kamu merancanakan ini semua?" tanya Kenanga menyandarkan kepalanya di bahu Saga. Mereka sedang duduk di anak tangga dan menikmati semilirnya angin. 

"Sejak rumah ini jatuh ke tanganku."

"Nanga ...."

"Hmmmm?"

"Mari hidup bahagia selamanya. Saat Arga sudah dewasa nanti, dia akan mewarisi perusaan Sagara dan milik Bram. Aku telah mengatur semuanya demi masa depan anak-anak kita."

"Kamu memang papa yang baik. Mereka beruntung kamu
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Reynhie Sido
awal masalah
goodnovel comment avatar
Murni Aty
nah.. bibit pelakor nih
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status