Share

Bab 136 Kata-Kata Berbahaya Shouhei

Hari Minggu itu berjalan dengan sangat lambat, bagaikan menyiksa Risa dalam sebuah drama panggung berskenario buruk.

Baik Shouhei dan Adnan, keduanya benar-benar sama sekali tidak mau mengalah dalam berdekatan dengan satu-satunya wanita muda di mansion itu.

Selama proses pembuatan sisa kue yang dimaksudkan oleh Risa, bukan hanya sang bos yang ikut campur dalam pembuatannya, melainkan juga Adnan yang tidak kalah bersemangatnya turun ke dapur.

Kedua pria memang terlihat santai dan saling melempar senyum hormat, tapi Risa bisa merasakan hawa dingin yang sedingin kutub utara hadir di sekitarnya, meski udara di dapur ini cukup terasa panas dengan suasana membuat kue mereka.

Risa Abdullah tahu kalau kedua pria itu diam-diam saling melempar tatapan dingin satu sama lain, dan dia hanya pura-pura tidak menyadarinya saja.

Apa yang harus dilakukannya memang?

Mustahil dia berpihak pada salah satu pria itu. Jika dia berbuat kesalahan dan berat sebelah, tentu saja salah satu dari mereka akan p
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status