Bab 11 Pria Tampan Berjas Mewah 

“Kau tidak suka? Apa ini benar-benar berlebihan? Aku pikir ini romantis.”

Raut wajah Adnan langsung menampilkan senyum manis dan hangatnya.

Melihat itu, hati Risa langsung lega.

Dengan cepat ia menyimpulkan bahwa semua ini memang benar adalah hadiah dari calon suaminya ini.

“Um. Aku sangat menghargai semua pemberianmu, tapi lain kali sungguh tidak usah yang seperti ini, ya! Takutnya ada gosip yang tidak enak menyebar di kantor. Kau tahu, kan, kalau ada gosip tidak enak bisa bikin kinerja jadi terganggu.”

Adnan hanya mengangguk pelan, senyumnya terus melekat, sama sekali tidak banyak bicara usai Risa memperlihatkan foto-foto itu.

Sang pria hanya memerhatikan Risa menggulir media sosialnya sambil menjelaskan hadiah-hadiah yang diterimanya itu dan mengeluh soal beberapa teman kantornya yang mulai dekat-dekat hanya untuk menjilat kepadanya.

“Baiklah. Kapan-kapan aku akan bertemu dengan mereka.”

Adnan berkata singkat begini

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status