Share

Bab 22 Tidak Percaya? Tanya Saja Sendiri!

“Seperti hasil permainan semalam, kau pantas mendapatkan hadiahnya. Ini adalah kopi latte kesukaanmu, dan kotak kue ini isinya ada berbagai rasa. Aku tidak yakin kau suka rasa apa, jadi aku belikan saja beberapa yang paling enak di toko. Ke depannya, nanti kasih tahu aku saja kau mau kue apa, ya!”

Risa tidak membalasnya, hanya tertawa aneh dengan nada dingin menyindir mendengar suaranya yang mendayu penuh bujukan, mencoba menarik lepas lengan yang ditahan oleh Bu Sari, tapi tidak juga dilepaskan.

Jadilah keduanya ada aksi tarik-menarik yang membuat suasana menjadi tegang seketika.

Risa melotot padanya, Bu Sari tidak mau kalah, akhirnya baru lepas setelah Vera datang melerai keduanya karena sudah menjadi tatapan semua orang.

“Aduh! Bu Sari! Repot-repot sudah bawa kue begini! Apa ini hadiah Risa untuk semalam?!” seru Vera, ada nada menyindir dalam suaranya, memaksa kedua orang tadi terpisah di kedua sisi tubuhnya.

Mendapati Vera ikut campur, Bu

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status