Share

Sendiri

Dering-dering panjang terasa menyesakkan dada. Entah sudah panggilan ke berapa Mayang mencoba menghubungi Eric tetapi hanya menyisakan kekecewaan lagi dan lagi. Mayang tidak tahu harus bagaimana lagi, satu sisi dia juga takut kehilangan Eric tapi disisi lain dia juga sangat sadar siapa sebenarnya dirinya.

[Ya] hanya itu yang terdengar dari sambungan telepon yang entah sudah ke berapa kalinya dia coba.

"Eric?" panggil Mayang.

[Kau mengingatku sekarang?] kata Eric dengan kekecewaan yang mendalam.

"Maafkan aku." kata Mayang.

[Dua hari lagi aku akan berangkat, aku harap kamu juga bisa menjaga diri kamu di sana] kata Eric datar.

"Maafkan aku Eric." hanya itu yang bisa diucapkan Mayang.

[Ku harap masih ada waktu untuk kita] hanya itu yang diucapkan Eric dan sambungan telepon pun telah terputus.

Mayang tersedu di ruang istirahatnya. Dia sangat bodoh karena

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Serly Mahardika
ish... kasian mayang😢😢
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status