Share

Bertemu dia

Sudah beberapa hari Mayang sibuk dengan pekerjaannya. Meski tidak ada Banyu yang menemaninya, tapi pesan dan juga telepon darinya tidak pernah telat sedikit pun, meski hanya berisi  pertanyaan sudah makan atau belum yang dikirim beberapa kali, tetap saja sangat berkesan menurut Mayang.

“Setelah ini, masuk kantor saya.” perintah Manajer SPBU mengagetkan Mayang yang sedang mengisi laporan harian.

“Iya, Pak. Siap.”

~

Tok..tok..tok..

“Permisi, Pak.” Mayang masuk kantor Manajer setelah mengetuk pintu ruangan itu.

“Duduk. Ada berita bagus. Ada SPBU baru dan mencari seorang Manajer sekarang, gak jauh, di Tulungagung kota sana.” memang Manajernya itu cukup dekat dengan Mayang karena hanya Mayang yang tidur di SPBU dan mudah dimintai tolong.

“Tapi Pak, itu tanggung jawabnya berat, aku masi

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status