Share

Pernah melakukannya

Bukannya pulang, Eric mengajak Mayang ke Alun-alun Tugu dan duduk di bangku yang kosong di depan Masjid Agung Jami’. Suasana yang cukup sepi membuat dua insan yang dilanda rindu itu mencurahkan isi hati mereka.

Eric memeluk Mayang lagi meski pun sekarang mereka berada di posisi duduk. Sangat erat seakan tidak ada lagi hari esok bagi Eric untuk melakukan hal itu. “Aku kangen. Kamu ke mana aja?” Eric melepas pelukannya dan memperhatikan wajah Mayang, “Kamu semakin kurus, May.” imbuhnya.

“Gak papa, Eric. Aku sehat kok. Kamu kok di rumah?” ini bukan saat liburan dan menemukan Eric di sini sangatlah langka.

“Aku ambil cuti lima hari. Aku udah dari kemaren di rumah. Seneng banget bisa ketemu kamu lagi. Aku---”

Ddrrrrrrtttt… .

Eric merogoh ponselnya yang bergetar di dalam sakunya, menggeser tombol berwarna hijau itu dan menemp

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status