Share

Part 9

"Kakak ipar Kia!" teriak Dava gembira melihat kehadiran Kia di kantor, dengan menenteng sesuatu yang bisa Dava pastikan jika itu kotak bekal makan siang.

"Dava ya?" tebak Kia tersenyum ke arah pria tampan itu.

"Ah, ternyata kakak ipar Kia mengingatku. Yeeaayy!" lagi Dava berteriak kegirangan membuat resepsionis cantik di situ tertawa.

Tanpa merasa malu karena ia bertingkah layaknya seperti anak kecil, Dava justru mengedipkan sebelah matanya pada resepsionis itu.

"Mau bertemu siapa? Aku, om Rasyid, atau Nando?" goda Dava.

Pipi Kia merona merah malu, saat Kia membuka mulutnya ingin bicara. Dava mencegahnya.

"Tidak perlu menjawabnya, karena aku yakin pasti kakak ipar Kia ingin bertemu dengan Nando. Ayo, mari kuantar kak," ajak Dava tersenyum lembut pada Kia.

Dava dan Kia berjalan bersisian menuju lift yang akan mengantarkan mereka berdua ke lantai di mana ruangan Nando berada.

"Dava?"

"Iya Kak?"

"Bisakah kita bicara sebentar?" tanya Ki
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status