Share

BAB 28

Meskipun Mutiara meyakinkanku bahwa aku bukan tahanan dalam bentuk apa pun, Aqmal masih tidak mengizinkan aku pergi keluar rumah tanpa pengawasan. Adib biasanya memberiku tumpangan ke dan dari sekolah, tetapi sekarang aku punya pekerjaan, aku tidak tahu apakah dia akan selalu ada untuk mengantarku. Aku tidak tahu bagaimana nantinya, tetapi untuk hari pertamaku, Adib mengantarku ke toko roti.

Saat kami memasuki toko roti dan melihat seorang pria yang cukup menarik di belakang meja depan, aku melihat lengan Adib dengan posesif merangkul pinggangku.

Pria di belakang meja kasir tersenyum padaku. “Kau pasti Irina. Mutiara bilang kau akan datang hari ini.”

“Apakah dia tidak datang hari ini?” tanyaku bingung.

“Dia harus pergi karena ada urusan di luar. Tapi akan segera kembali. Aku akan melatihmu hari ini, jadi jika kau ingin, kita bisa mulai sekarang.”

Aku pergi untuk menjauh dari Adib, tetapi dia menarik

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status