Part 13

Dari tempatku duduk, terlihat perempuan berusia enam puluhan berjalan menuruni tangga dengan dituntun oleh tante Mariska. Diikuti om Danu di belakangnya. Mungkin beliau yang dimaksud sebagai omanya Rey. Sepertinya waktu acara akad dan resepsi kemarin beliau belum tiba di sini.

Sesampainya di bawah, dan berjalan ke arahku, aku lantas berdiri bermaksud menyalaminya. Namun tatapannya terasa sangat tak bersahabat.

"Oh, jadi seperti ini istrinya Rey." Omanya Rey menelisik penampilanku dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Mendengar perkataan oma tadi, seketika membuat nyaliku ciut. 

Oma tersenyum sinis. "Kampungan sekali dia, apa mata kamu sudah buram, Ris, hingga mencarikan pengantin pengganti untuk cucuku, harus perempuan seperti ini, sangat jauh berbeda dengan Berlin."

Demi apapun, aku kesel banget dikatain kampungan dua kali dalam sehari ini. Tadi pagi oleh wanita gila mantannya Rey, sekarang sam

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Nunik Elistiani
coba serius dikit key klo rey bicara serius ....nyindir aja
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status