Bab. 12 Kenapa Jadi Begini?

Tepat pukul empat dini hari Aruna terbangun. Ia pun mengerjapkan matanya beberapa kali untuk menyesuaikan jumlah cahaya yang berhasil menerobos masuk menuju retinanya. Setelah semalaman ini terpejam dengan rapat. Sehingga tidak ada cahaya yang bisa memasuki matanya sama sekali. Sesekali Aruna pun mengucek matanya sendiri saat menyadari plafon kamar ini berbeda dari plafon kamar di Apartemennya. 'Gue dimana?' ucapnya dalam hati dengan kening yang berkerut sempurna.

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status