Suamiku yang Perkasa
Suamiku yang Perkasa
Author: Serigala Ciumlangit
Bab 1  
“Darryl, buang air cuci kaki kita.”

Tiga wanita duduk di sofa, dan baru saja kaki mereka direndam dan dibersihkan. Dari kejauhan, ketiga wanita cantik ini memancarkan aura yang menggoda dan berkelas. Masing-masing memiliki pesona unik tersendiri. Ketiga wanita ini salah satunya adalah istri Darryl dan dua sahabatnya.

Atas perintah istrinya, Darryl membuang baskom yang berisikan air kotor dengan patuh. Dia tidak berani mengucapkan satu kata mengeluh. Bagaimanapun juga, dia adalah seorang suami yang bekerja di rumah. Bahkan setelah tiga tahun menikah, dia tidak memiliki tempat di dalam keluarga. Istri dan ibu mertuanya akan mencaci-makinya untuk kesalahan sekecil apa pun. Bahkan seekor anjing kampung akan memiliki kedudukan yang lebih tinggi dalam keluarga itu dibandingkan dengan dirinya.

Darryl dan Lily Lyndon telah menjadi suami-istri selama tiga tahun, tetapi pernikahan mereka hanya tercatat di negara, dan mereka belum merasakan hubungan suami istri dalam pernikahan, bahkan untuk merasakan sentuhan tangan istrinya. Setiap malam Darryl tidur di lantai karena Lily sangat membencinya.

Mencuci, memasak, membersihkan kamar, dan pekerjaan rumah tangga lainnya adalah tugas Darryl. Suatu kali dia secara tidak sengaja memecahkan mangkuk saat memasak dan dia dimarahi oleh Lily selama setengah jam.

Suatu malam, ketika Darryl pergi ke kamar mandi dan tanpa sengaja membangunkan Lily, Lily menampar wajah Darryl dengan keras tanpa ragu-ragu.

Itulah pertama kali dalam hidupnya Darryl ditampar. Sejak kecil hingga dewasa orang tuanya bahkan tidak pernah memukulnya! Dia marah, namun dia harus meredam amarahnya. Yang bisa dia lakukan hanyalah meminta maaf sebesar-besarnya kepada Lily. Pada akhirnya dia dihukum dengan berlutut sepanjang malam.

Sudah tiga tahun pernikahannya, dan Darryl sudah terbiasa dengan gaya hidup ini. Siapa lagi yang harus disalahkan, selain dirinya sendiri karena menjadi suami pengangguran? Lebih buruk lagi, setelah menjalani hari demi hari bersama Lily selama tiga tahun, Darryl tanpa sadar telah jatuh cinta padanya, meskipun dia tahu betul bahwa Lily membencinya dan memperlakukannya seperti sampah.

Darryl adalah putra tertua kedua dari klan Darby yang dikenal sebagai klan terbesar di wilayah Jiangnan. Tiga tahun lalu dia telah menggunakan 8 juta dolar secara tunai untuk membeli 8% saham di sebuah perusahaan bernama Southeast Petroleum.

Anggota keluarga besar dari klan Darby marah kepada Darryl. Beberapa menyebut dia gila, dan beberapa bahkan menuduhnya memiliki niat buruk karena ingin merampas kekayaan keluarga untuk dirinya sendiri. Tetapi pada akhirnya klan Darby setuju.

“Lily, kamu pasti telah melatih suamimu dengan baik,” kata Jade, salah satu sahabat Lily.

Lily tertawa kecil. “Apakah kamu berbicara tentang Darryl? Melihat dia saja sudah membuatku jijik. Wanita lain menikah dengan keluarga kaya. Sementara itu, aku yang sial terjebak dengan sampah seperti dia. Lihatlah betapa buruknya dia. Hanya dalam sekilas pandang saja sudah cukup untuk memberitahumu bahwa dia adalah seorang petani dari pedesaan. Akan sangat memalukan untuk membawanya ke pertemuan tahunan klan Lyndon besok.”

Jade mau tidak mau melirik Darryl. Memang benar bahwa semua pakaian yang dia miliki hanyalah barang-barang murahan, dan terlihat sangat buruk. Jade pun tertawa. “Baiklah, Lily, cukup bicara tentang dia. Sekarang aku akan bicara serius. Aku dengar bahwa ada beberapa masalah dengan perusahaanmu akhir-akhir ini?”

Lily mengangguk dengan serius. “Bulan lalu kami kehilangan beberapa juta dolar saat mencoba memulai bisnis fashion. Sekarang perusahaan kami kekurangan dana, dan sangat membutuhkan dana sebesar 5 juta dolar. Kami harus menemukan investor dalam waktu seminggu untuk membiayai perusahaan."

" Lily, siapa yang bersedia membayar 5 juta dolar dalam seminggu untuk perusahaanmu?” Jade mendesah.

Lily tidak menjawab. Sebaliknya, dia memperhatikan Darryl yang telah menyelesaikan tugasnya, dan sedang menguping pembicaraan mereka. Dia menatap tajam padanya dan berkata dengan dingin, "Darryl, sedang apa kamu berada di sini? Pergilah dan cuci pakaianku."

“Cuci celana jeansku juga yang ada di dalam bagasi,” timpal Jade.

Darryl tidak berani mengeluh dan mulai memasukkan pakaian mereka ke dalam mesin cuci bersama pakaiannya sendiri. Besok adalah reuni sekolahnya, dan setidaknya dia harus berusaha untuk terlihat rapi. Ketika dia memikirkan tentang reuni, pikirannya terganggu oleh suara dering ponselnya. Dia memeriksa ponselnya dan melihat, dia telah mendapatkan pesan teks dari nomor yang diakhiri dengan enam angka delapan. Alisnya berkerut saat melihat nomor itu, 'Bukankah ini nomor klan Darby?' pikirnya.

Darryl membuka pesan itu dengan penasaran dan terkejut saat membacanya.

‘Hallo, Tuan Muda Kedua kami, tolong bantu klan kami. Klan Darby sangat membutuhkan dana, dan kami sangat membutuhkan dukungan finansial dari Tuan Muda.'

'Tidak masuk akal!'  Darryl mengerutkan alisnya dan berpikir sendiri. 'Tiga tahun yang lalu, aku diusir oleh klan, sekarang aku tidak memiliki apa-apa dan hanya memiliki uang 20 dolar di sakuku, kini mereka menginginkan dukungan finansial dariku? Apa gunanya diriku bagi mereka?'

Pikiran Darryl sekali lagi terganggu oleh suara dering ponselnya. Ini adalah pesan lain.

'Tuan Muda, tolong. Saya memohon pada Anda untuk membantu klan. Saham yang Anda beli tiga tahun lalu telah menghasilkan keuntungan yang besar. Tolong ... kami akan hancur tanpa dukungan Anda ... '

'Apa!?'

Darryl terkejut dengan pesan itu. Dia segera mengeluarkan kartu hitam Bank Amethyst dengan cepat, yang tidak pernah diketahui sebelumnya. Kartu tersebut sudah tidak digunakan selama tiga tahun. Kartu itu adalah simbol status orang kaya, karena setiap kartu memiliki perwakilan layanan konsumen khusus. Dia buru-buru menghubungi layanan konsumen bank.

“Hallo, Mr. Darby. Ada yang dapat kami bantu hari ini?" jawab suara karyawati bank itu.

"Cepat! Beri tahu jumlah saldo rekening saya."

“Dengan senang hati, master, mohon tunggu sebentar,” jawabnya. Dalam beberapa detik, karyawati itu berbicara lagi. "Mr. Darby, total saldo rekening Anda berjumlah besar di atas batas pemeriksaan kami. Jika Anda bisa datang ke bank kami untuk bertemu dengan bagian VIP Bank Amethyst, dengan menunjukkan verifikasi identitas yang sesuai, kami akan dengan senang hati membantu Anda.”

Sebelum karyawati itu menyelesaikan kalimatnya, Darryl sudah menutup telepon.

'Total saldo rekening memiliki jumlah yang besar ?!' Darryl tertawa sambil menghibur pikirannya. Siapa yang menyangka bahwa investasi tiga tahun lalu itu, yang membuat dirinya terusir, akan menimbulkan kejutan yang menyenangkan tiga tahun kemudian!  Lalu, ada misteri tambahan, karena ia tidak mengetahui jumlah pasti uang yang telah memicu kegembiraannya.

"Lily, lihat dan dengar, Darryl memeriksa saldo rekeningnya di telepon," Jade tertawa tak terkendali.

Lily juga tertawa. “Aku memberinya tunjangan 200 dolar setiap hari. Aku kira dia menabung cukup banyak selama tiga tahun terakhir."

"Oh Lily, perlakukan saja seolah-olah kau sedang memelihara anjing," kata Jade, mengajak Lily dan satu sahabatnya itu untuk tertawa serempak.

Darryl berlari ke istrinya dalam kegembiraan dan berkata, "Perusahaanmu kekurangan 5 juta dolar, bukan? Bagaimana kalau... bagaimana kalau, aku menemukan cara untuk menyelesaikan masalah itu?”

Jade tertawa terbahak-bahak tanpa akhir. Dia hanya menatap Darryl dan berkata, "Darryl, bisakah kamu memahami nilai 5 juta dolar? Lily saja memberimu 200 dolar setiap hari. Jika kamu dapat membayar 5 juta dolar, mungkin aku akan memanggilmu ayah.”

"Oh, benarkah?" kata Darryl dengan senyum licik. "Kalau begitu lebih baik kamu mengingat apa yang kamu katakan."

Lily tidak tahan lagi dengannya. Darryl pasti sudah gila. Pria itu berdiri di antara mereka, dan tampak seperti petani yang mengganggu Lily. Dia lalu dengan tidak sabar melambaikan tangannya. “Pergilah, berhentilah merusak pemandangan di sekitar kita.”

"Oh," Darryl bereaksi dan pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Darryl tidak bisa tidur malam itu karena terlalu senang. Dia tidak berani percaya bahwa kabar baik seperti ini akan muncul begitu saja. Dia bertekad untuk pergi ke bank secara langsung dan memeriksa saldonya sendiri.

Darryl mondar-mandir sampai subuh sebelum nyaris tertidur. Namun, di tengah tidurnya yang nyenyak terdengar suara ibu mertuanya berteriak dari ruang tamu.

“Darryl, bangun dan antar putriku untuk bekerja.”

Darryl mendengar Ibu Mertuanya Samantha memanggilnya, dalam tidurnya. Dia berasumsi bahwa itu hanya mimpi dan dia pun membalikkan tubuhnya dan melanjutkan tidurnya. Kemudian, pintu kamar terbuka dan Samantha datang menendang dengan tidak sabar.

“Apakah kamu tuli atau bodoh?  Apa kamu juga tidak mendengar aku memanggilmu untuk mengantar Lily bekerja?” kata Samantha dengan sinis.

Darryl harus mengakui Ibu Mertuanya Samantha tampak cantik. Dia memang sangat menjaga tubuhnya untuk mempertahankan penampilannya.

Darryl masih mengantuk dan segera bangun dari tempat tidurnya dan menatap Samantha dengan ekspresi tercengang di wajahnya. 'Selama tiga tahun menikah, tidak pernah aku berpacaran dengan Lily, karena dia menganggapku memalukan, dan sekarang tiba-tiba dia ingin aku mengantarnya bekerja?!' Darryl berpikir sendiri.

Tepat ketika ia berpikir demikian, Lily sendiri masuk ke dalam kamar dengan mengenakan pakaian kerjanya. Dia menginjak kaki Darryl dengan terburu-buru. “Apakah kamu tuli? Cepatlah!, atau kamu tidak mau mengantarkan aku”

"Aku bersedia! Aku bersedia!"  Darryl berkata dengan menganggukkan kepalanya tanpa henti. Dia buru-buru ganti pakaian, kendarai sepeda motor listriknya, dan mengantar Lily ke kantornya.

Lily kebingungan karena kekurangan dana perusahaan, dan kebutuhan mendesak akan investasi yang bernilai 5 juta dolar. Namun, dia tidak dapat menemukan investor, dan sekarang perusahaannya bangkrut. Rapat darurat pemegang saham dipanggil untuk menangani masalah ini. Sebagai manajer umum perusahaan, dia wajib menghadiri rapat tersebut. Pagi hari itu Lily baru sadar, bahwa dia telah meminjamkan mobilnya pada Jade. Dia pun tidak punya pilihan selain meminta Darryl untuk mengantarnya bekerja.

 
Comments (26)
goodnovel comment avatar
Iswal Oyie
lanjutan nya mana min.....?
goodnovel comment avatar
Andies
harvey york di novel apa bang?
goodnovel comment avatar
klan senju chanel
Megan bodoh yg sok pintar
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status