Jebakan Anna

“Hai sayang, akhirnya kamu sampai juga,” ujar Anna yang menyambut kedatangan Devan.

Gadis itu terlihat cantik dengan balutan dress berwarna merah. Sepertinya Anna sengaja mengenakan pakaian yang memiliki warna mencolok itu untuk menarik perhatian lebih dari Devan. Apalagi, kini Anna mengenkan pakaian yang bisa dikatakan cukup kurang bahan.

“Duduklah, aku sudah memasakkan makanan kesukaanmu, semoga kamu suka,” ujar Anna seraya mengambilkan makanan untuk Devan yang kini sudah mendudukkan dirinya pada kursi yang baru saja ditariknya.

“Sepertinya ini enak, kamu benar-benar memasaknya sendiri?” tanya Devan.

“Iya, demi kamu aku belajar memasak ini semua sampai tanganku pun menjadi korban pisau,” adunya seraya meletakkan piring yang sudah berisikan naik beserta lauk pauk dihadapan Devan.

“Kenapa kau tidak berhati-hati, kemarikan tanganmu biar aku bantu mengobati,” Devan mengulurkan tangannya menc

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (2)
goodnovel comment avatar
YULISA ANTULI
untung minta tolong ya sama istrinya
goodnovel comment avatar
Julia Samuel
huh...untung Devan masih bisa menolak Anna dan sempat sampai dirumah
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status