145. Nadja-The Luna (End)

“Nadja…”

“Nadja..” Bisikku.

Aku melihat kelopak matanya bergerak perlahan. Sebuah kemajuan.

“Nadja…”

“Nadja..”

Kepalaku terasa berat sekali, aku merasa berada di dalam dunia yang sangat gelap dengan tubuh yang sangat sakit. Seongatku...m Aku tadi memakan sebuah kue, lalu mengantuk. Tapi kenapa aku jadi seperti ini? Aku seperti sadar namun tidak bisa membuka mataku dan aku tidak bisa mengontrol tubuhku. Aku tidak bisa merasakan Jemima berada di dalam tubuhku lagi. Apakah aku sudah mati? Apakah kue itu beracun? 


Aku, dalam keadaan seperti ini... Dan merasa sangat lama, mungkin berhari-hari atau berminggu-minggu atau berbulan-bulan? Yang jelas, aku berada dalam kehampaan yang sangat lama. Sampai aku merasa ada sebuah sentuhan di tanganku yang sangat dingin, teramat dingin seperti aku terkena frost note, seperti aku tertimpa oleh es batu yang teramat b

Abarakwan

Tamat... Terima kasih semua atas dukungan kalian. Mmuuah. Tulis kesan pesanmu di bawah ya, zeyenk-zeyenku. Dan kalian bisa reques mau cerita apa selanjutnya

| Like
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
DMCA.com Protection Status