75 || Akhirnya Terungkap (Part 2)

"Akhirnya kau datang juga, Al!"

Aldebaran menatap tajam. “Berani sekali kau datang ke rumah ini! Bukankah aku sudah melarangmu untuk tidak menginjakkan kaki di sini?!”

“Aku kemari karena mengambil barangku yang tertinggal!” Ivanka berjalan ke arah sofa panjang yang ukiran gagangnya terbuat dari kayu jati. 

Ivanka menjuntaikan sebuah liontin seraya tersenyum.

“Kenapa itu ada padamu?!" suara Aldebaran merendah, terdengar penuh penekanan. 

"Duduklah! Setidaknya berbincanglah denganku. Kau selalu saja bersikap dingin dari semenjak pertama kali kita bertemu!" Ivanka berujar. Dia memberi isyarat menunjuk dengan dagu ke arah secangkir kopi yang sudah dia siapkan. 

Ivanka mengangkat cangkir menyeruput kopinya dengan nikmat. "Aku tidak meracunimu. Aku hanya ingin kita berbaikan dan bisa duduk bersama, berbincang hangat layaknya ibu dan anak."

Aldebaran meneguk setengah kopi miliknya. "Kau puas? Sekarang kembalikan! Sejak

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status