Share

Bab 1921

"Astaga, aku lapar dan lelah sekali. Perutku sudah berbunyi sejak tadi," ujar salah seorang perawat.

"Haa, bagaimana mungkin tidak lelah? Kita tidak tidur semalaman. Tapi untungnya kondisi Nyonya Besar sudah membaik," jawab perawat yang lain.

Begitu mendengar percakapan kedua perawat, Barbie tersenyum dan membuka pintu bangsal.

Kemudian, Barbie masuk dan berkata dengan lembut, "Kak, kalian sudah bekerja keras. Kepala Rumah Sakit membelikan makanan untuk kita semua. Kalian makan saja dulu."

"Baik. Eh, tapi kamu siapa? Aku tidak pernah melihatmu," tanya perawat pertama.

"Kepala Rumah Sakit mengutusku untuk datang membantu. Kalian bisa memanggilku Sarah," jawab Barbie sambil menunjukkan tanda pengenalnya.

"Kalau begitu, tolong jaga Nenek Jenny." Tanpa berpikir panjang, kedua perawat melihat tanda pengenal Barbie, lalu beranjak pergi meninggalkan bangsal.

Setelah kedua perawat pergi, Barbie langsung menutup pintu bangsal. Akhirnya sudah tidak ada orang asing di dalam ruangan ini.

Barbie be
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status