Share

44 | Sebuah Janji

“ENGGAK!” aku menghentikannya.

Sekar terkejut.

“Aku gak ingin buru-buru,” sambungku.

Sekar lalu berdiri. Dia menghela nafas lalu berjalan memunggungiku. Aku tidak tahu apakah dia kecewa atau malah bahagia? Dia berbalik menghadapku, bersandar ke rak boneka, lantas menyilangkan di dadanya.

“Terus?” tanya Sekar. “Kamu ingin aku ngapain?”

“Kamu bisa lagunya Adele yang Rolling in the Deep?” aku bertanya.

Sekar mengangguk.

"Sini, aku yang gitarin."

“Aneh,” sindirinya.

Saat dia berbalik untuk mengambil gitar, tanpa sepengetahuannya, aku posisikan ponsel dengan sedemikian rupa sehingga tampak separuh badan Sekar ke atas. Setelah menerima gitar dari Sekar, aku memintanya duduk di depan rak yang penuh boneka.

Sekar tampak berat mengabulkan permintaanku. Mungkin, Sekar sedang bertanya-tanya apakah aku memiliki orientasi seksual yang menyimpang.

"A

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status