Share

7. Babysitting Ashton.

   "Berkencan denganku." Ashton mengedipkan sebelah matanya sambil meremas pantat Rihana.

   "Kamuuuuuu."

   "Brukkkk Aduhhhh." Ashton mengaduh kesakitan setelah Rihana secara reflek mendorong tubuhnya dengan kuat sehingga terjungkal kesamping.

    "Maaf maaf. Kamu sih sedang sakit juga masih bisa berperilaku kurang ajar." Rihana meringis ngilu setelah melihat pelipis Ashton yang mengeluarkan darah akibat terantuk sudut meja yang berada di samping Ashton.

    "Sebaiknya kita ke rumah sakit saja. Aku takut lukamu tambah parah." Rihana kembali memapah Ashton.

   "Jangan, aku nggak suka. Baru saja kemarin malam aku keluar dari sana. Aku benci bau obat-obatan yang membuat perutku mual." Ashton menggeleng.

    "Oke-oke, kita ke rumah sakit hanya untuk mengobati luka di kepalamu setelah itu kita langsung pulang ke apartemenmu." Rihana merasa kesal dengan sikap manja Ashton.

&nbs

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status