Part 59

Pagi-pagi sekali, Lintang sudah berada di depan rumah Vanka. Cowok itu merapikan rambutnya sembari menatap kaca spion motornya.

"Ngapain ke sini?" Pertanyaan Vanka membuat Lintang langsung beralih menatap cewek itu lalu tersenyum.

"Mau jemput lo lah. Gue kan udah chat lo."

"Gue gak mau berangkat bareng lo."

"Gue gak mau dengar penolakan dari lo." Lintang menarik pelan lengan Vanka lalu memakaikan helm pada gadis itu.

"Gue bilang gue---" Ucapan Vanka terhenti saat Lintang menempelkan jari telunjuknya pada bibir Vanka.

"Please, Van, sekali ini aja jangan nolak gue. Kasih gue kesempatan sekali lagi."

Vanka tidak membalas ucapan Lintang, tapi ia berjalan mendekati motor Lintang. Hal itu membuat Lintang sedikit kecewa, tapi itu tidak masalah. Karena setidaknya, Vanka mau berangkat bersamanya.

"Buruan!"

"Iya."

*****

"Loh, Lintang sama Vanka berangkat barengan? Bukannya mereka udah putus, ya?"

"Iya sih mere

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status