114

Ruster yang jengkel dengan kelakuan keduan suaminya.  Ia memilih duduk di kursi lain daripada duduk di kursi yang membuatnya susah memilih. salah-salah di antara kedua suaminya akan bertengakr karena menganggap dirinya piluh kasih.

Raven dan Romeo langsung pindah tempat duduk, melihat Ruster memilih duduk di tempat lain. daripada duduk di kursi yang mereka berdua tawarkan.

Keduanya mengelus paha Ruster secara bersamaan sebagai arti lain.

Ruster melototkan kedua matanya.

Kedua pria kembar tersenyum lebar tanpa merasakan kesalahan.

Ruster ingin mengumpat kedua suaminya kurang ajar. Tapi ia sudah terlena dengan sentuhan liar kedua suaminya yang semakin naik ke atas pahanya.

Kryukkkk Kryukkkk

Suara perut Romeo yang super nyaring,  membuat dahi Raven berkerut dalam. Lagi-lagi kesenangannya terhenti oleh ulah Romoe.

"Maaf," ucap Romeo

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status