Bab 33 Mengunjungi Devon

 Pagi Hari Di Rumah Sakit  

Dua hari setelah Caramel mengamuk dan cukup depresi, kini keadaannya mulai membaik. Ia mulai bisa mengendalikan emosinya sendiri, meski terkadang masih cukup sulit untuk menahannya.

Kini Yuan tengah mendorong kursi roda Caramel mengelilingi taman yang berada disekitaran rumah sakit. 

Gemercik suara yang ditimbulkan dari air mancur buatan yang berada di dekatnya, membuat taman itu terlihat apik dan mempesona. 

“Bagaimana, Sayang? Kamu senang?” tanya Yuan seraya duduk di sebuah bangku taman dengan menghadap ke arah Caramel. Ia berhenti tepat di bawah rindangnya pohon anggur, yang akar-akarnya ikut memanjakan mata. 

“Senang, By ... ” jawab Caramel dengan senyum tipis mengembang di wajah manisnya. 

“By ... ”

“Hem ... ”

“Aku ingin pulang ke Jakarta. Aku ingin melihat makam bayi kita, By.”

“Apa kamu benar

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status