Share

22. Pork In The Way

Hari demi hari berganti. Vivi mengupload buku yang dia tulis untuk mengikuti lomba. Kali ini rasa puas benar-benar membuatnya tersenyum lepas. Ini rasa yang hanya bisa didapat ketika mengerjakan sesuatu dengan kemampuan dan usaha sendiri. Rasa yang tak mungkin dia cicipi dengan melakukan plagiat cerita atau membuat ribuan akun kloningan. 

Semakin banyak orang membaca cerita yang dia tulis karena Mimi selalu mengiklankan novel di IG. Bahkan Mimi menyuruh para follower untuk menyebar pesan berantai. 

Sementara itu, Sasa menanti janji dari Anis. Berkali-kali dia mengirim pesan ke nomor yang diyakini milik penulis terkenal itu, akan tetapi boro-boro di balas, dibaca saja tidak. Merasa tak sabar ia nekat menghubungi pihak penerbit ABC yang katanya mengurus naskahnya. 

Ia menanti telepon diangkat sambil duduk seorang diri di gazebo taman kampus. Dan beruntung seseorang mengangkat telepon. 

"Penerbit ABC, ada yang bisa dibantu?" Suara pemuda

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status