Share

Tak Sadarkan Diri

POV Devan. 1

Aku lelah. Karena semalaman kurang istirahat, setelah melepaskan dahaga yang mendera jiwaku pada gadis cantik di samping ku ini. Sebelumnya aku sudah membuka mata, namun rasa kantuk yang teramat sangat, membuat mataku terpejam kembali.

Lantas, tiba-tiba nafas ku terasa sesak seperti ada yang menghimpit, tanganku menggerapai kemana-mana mencari sesuatu. Ku raih tangan halus, sedang memegangi bantal dan membekapkannya di wajahku. Ku menyentak tangan itu, dan gegas ku hempaskan lalu menjatuhkan tubuh mungilnya di atas tempat tidur, ku cekal lengannya dengan kuat.

Aku benar-benar kesal karena dia mencoba melenyapkan ku. Dia fikir tangan kecilnya yang lemah seperti itu akan mampu menghabisi ku. Tentu saja tidak! Dengan nafas memburu juga tatapan penuh amarah, ku pandang wajah nya, yang mendadak pucat dan bibirnya pun gemetar.

"Nona, Kau fikir semudah itu! bisa menghabisi ku, dengan sebuah bantal? Hm, Kau jangan bercanda!" tekan ku tertawa kecil mengej

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status