Bab 85

Romeo perlahan sudah membuka matanya, sedikit menyilaukan saat lapu pijar menyambut korneanya. Penglihatan sedikit kabur tapi perlahan kembali jernih dan melihat beberapa orang berdiri di sampingnya. Menatap tersenyum dengan berbagai ekspresi. 

Romeo mengernyit saat tidak ada seorang pun yang ia kenali di sana. Bahkan dia tidak ingat siapa dirinya sendiri.

"Sayang, kamu akhirnya membuka mata." 

Marry tampak menangis terharu dan sangat bahagia. Hari yabg ia tunggu akhirnya tiba. Lalu Romeo melirik ke arah gadis yang berada di sebelah wanita yang menangis.

"Syukurlah kamu kembali Dom." 

Ia sengaja memakai nama kesayangannya agar Romeo hanya akan mengingatnya seorang. Ia tidak akan membiarkan ada kenangan mengenai wanita di masa lalu pria itu. Karena sekarang Marry memberinya restu penuh.

"Siapa kalian? Saya benar-benar tidak mengingat apa pun."

Marry tersenyum meski air mata masih terisa di sana. Sedih memang, tapi ia lebih baik se

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status