Kepergian Sang Mama

Evie membalikkan badannya sambil menatap wanita yang tidak jauh dari hadapannya.

"Hey! Lo lagi?" seru Evie.

Wanita itu menganggukkan kepalanya dengan cepat untuk menjawab pertanyaan Evie.

"Duduk dulu gih," tawar Evie.

"Makasih," jawab si wanita mungil dengan lembut.

Wanita itu duduk di kursi kosong yang ada di hadapan Evie. Kursi kosong itu biasanya diisi oleh Angel, tetapi kali ini kursi kosong itu diisi oleh wanita mungil, polos dan sama sekali tidak Evie kenali.

"Lo mau pesan apa? Nanti biar gue yang pesanin," kata Evie menawarkan.

Wanita itu terkekeh kecil.

"Buat apa mesenin aku, sih? Kan, aku punya kaki sendiri. Emangnya, apa guna kakiku?" kata si wanita mungil.

Evie tertawa pelan.

"Lo gemesin banget deh!" puji Evie.

Wanita itu terkekeh.

"Ah iya. Aku ke sana buat pesan makan dulu, yah!" seru wanita mungil itu.

"Uhm ... Iya," gumam Evie.

Wanita mungil itu berdiri, lalu menuju salah
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status