Share

Bab 23_ Secangkir Kopi dari Masa Lalu

Hendry memutuskan untuk menemui Sheira di rumahnya. Sebenarnya ia ragu untuk melakukan apa yang disarankan oleh istrinya. Tapi Hendry ingin mencoba segala cara agar putrinya bisa kembali manis seperti dulu lagi.

"Silakan."

Sheira duduk di kursi kayu setelah meletakkan secangkir kopi pahit di atas meja, di depan Hendry tanpa menyuguhkan senyum.

"Terima kasih. Seharusnya kau tidak perlu repot seperti ini," kata Hendry memaksa untuk tersenyum.

Hendry mengambil cangkir putih itu. Dan matanya terbelalak ketika ia mulai menyeruputnya. 

Hendry tidak pernah lupa dengan rasa itu. Kopi spesial buatan almarhum istrinya, Lisa. Kopi terbaik dengan takaran yang sangat pas sesuai seleranya.

Dan ia juga selalu ingat betapa kasar sikapnya saat memaki Lisa hanya karena secangkir kopi. Padahal itu adalah kopi yang sempurna. 

Entah mengapa dulu Hendry selalu berusaha mencari-cari kesalahan istrinya itu. Batinnya baru akan puas setelah membentak, menca

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status