Share

Bab 24_ Perempuan Ahli Mengumpat

Sheira baru bisa keluar rumah setelah ibu dan anak-anaknya tidur. Ia meminta asisten rumah tangganya untuk menjaga mereka selama ia pergi, dan lekas menelpon jika terjadi sesuatu.

Sheira menyetir mobil merahnya keluar rumah masih dengan rasa kesal bercampur jijik pada Sinta. Ia bertekad untuk menuntaskan semuanya malam ini.

"Halo...."

"Eh, bangs*t, aku tunggu kau di kafe Hawla sekarang! Datang atau aku akan menghancurkan rumahnya!"

Sinta yang sebelumnya mengangkat telpon sambil membuka-buka majalah fashion, kini mulai mengangkat pandangannya dan berpikir dengan dahi berkerut.

Sinta sangat mengenal suara itu. Suara perempuan yang telah menampar suaminya. Perempuan paling kasar dengan cara bicara yang sangat buruk.

"Hei, si*lan! Apa kau mendengarku?" bentak Sheira dengan mulut terbuka lebar seperti hendak menelan ponselnya.

Tut... Tut... Tut....

Sambu

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status