Share

Bab 14

Dante mencium aroma masakan gosong dari dapur, ia mulai membuka matanya dan berjalan ke arah dapur.

"Irin?"

"D-dante,"

"Kenapa?"

"M-maaf, tadi aku niatnya mau bikin sarapan buat kamu, tapi aku lupa,"

"Lupa?"

"Lupa kalo aku nggak bisa masak," cicit Irin pelan yang membuat Dante terbahak.

"Udah, udah. Nanti makan di kantor aja,"

"Eh, terus aku gimana?"

"Kamu ya urus sendiri,"

"Eh?" Irin menatap Dante, memerjapkan matanya pelan.

Dante pun terkekeh dan mencubit hidung Irin,

"Aw, sakit…"

"Bercanda,"

"Ah, kirain kamu sengaja mau bikin aku mati kelaparan,"

"Ya, kalo bisa."

"Huh?"

Dante tersenyum miring,

"Mendingan kamu siap-siap, ikut aku ke kantor."

"Eh, beneran?"

<

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status