Share

76. Kebiasaan Baru

Hari terus berganti. Hari itu hari Minggu. Aku sudah bangun lebih awal. Bersiap dengan setelan olahraga berwarna hitam.

Tanpa ajakan dan paksaan dari Mino, melainkan dari niat hati. Aku memutuskan untuk berlari pagi. Sepertinya waktu istirahatku sudah cukup banyak. Kini saatnya mengambil langkah pertama.

Aku membuka pintu, melangkah keluar. Sebenarnya hari masih terlalu pagi untuk lari karena embun tebal masih menghalangi pandangan. Aku hanya bisa melihat pagar rumah di depan sana. Sesekali lampu mobil yang melintas di depan rumah.

Huft! “Apa aku terlalu pagi ya?” Aku bergumam sendiri.

Aku tetap berjalan pelan membelah pekatnya embun yang membuat wajahku basah. Ternyata suhu di luar jauh lebih dingin. Untunglah aku sudah memakai baju berlapis sehingga rasa dingin tak terlalu menusuk sampai ke dalam.

Jalanan masih lengang. Hanya satu dua mobil dan motor yang melintas. Hari libur memang banyak digunakan kebanyakan orang untuk b
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status