Share

16. Laura menghilang

Dimana... Dimana.. Dimana... Ku harus mencari dimana.. -Juna

๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ

"Laura pulang sendiri. Dia gak mau aku anterin pulang," jawab Bram seadanya, menutupi sedikit tentang Laura yang jalan kaki. Bisa-bisanya Juna me-wawancarainya.

"Sendiri? Kenapa lo biarin gitu aja?" tanya Juna nada suaranya meninggi. Beberapa pasang mata memperhatikannya.

"Ada apaan sih itu?"

"Tadi nama Laura di sebut-sebut gitu,"

Yang tadinya ingin ke kantin mengurungkan niatnya, ingin menunggu kelanjutan Juna yang marah dengan Bram.

"Laura emang gak mau pulang sama gue. Jadi, kalau lo mau marah sama gue silahkan," kata Bram kesal hingga panggilan yang biasanya 'aku-kamu' beralih 'lo-gue'.

Juna kembali mencari Laura di perpustakaan, nihil.

Juna memilih kembali bergabung dengan keenam manusia lain karakter itu.

Alvaro ngupil hingga Satya si bersih suci dari noda dan kotoran pun melempar tisu tepat mengenai wajah Alvaro.

"Lagi makan juga. Malah ngupil

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status