Share

Derai Hari Minggu

Pramono merayakan ulang tahun yang ke tujuh puluh dua hari ini. Seakan ingin meluapkan kebahagiaan, Indira menyiapkan kado dan kue tart cokelat yang cantik untuk kakeknya. Narti juga sudah menyediakan nasi kuning yang berbentuk tumpeng. Untaian lagu terdengar dari kamar dan Pramono tertawa dengan nada bahagia. 

Perayaan yang hanya dihadiri bertiga, cukup menghadirkan jutaan kebahagiaan. Inilah pencapaian tertinggi dalam hidupnya. Pramono melihat Indira sudah siap untuk mandiri. 

"Perayaan yang paling berkesan. Terima kasih sudah berjuang untuk kita," ucap Pramono dengan sedih dan penuh rasa syukur secara bersamaan. Indira mengangguk. 

"Bersabar ya, Kung. Indi janji kehidupan kita akan lebih baik dan Kakung akan mendapat perawatan yang lebih dari sekarang," jawab Indira dengan bibir gemetar. 

Pramono menyentuh pipi cucunya. Tidak lama, Narti datang dengan dua petugas medis dan ambulan sudah terparkir di depan rumah. Indira tersenyum dan den

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status