Share

Kebusukan Nisa

Baru kali ini dia merasakan rasa sakit yang teramat dalam di lubuk hatinya. Baru kali ini juga dia melihat Anggun sebahagia ini. ‘Apakah pria itu adalah seseorang yang berarti untuknya? Tapi kenapa pada waktu itu dia bilang dia tidak mengenalnya?’ tanya Rico dalam hati.

Akhirnya, Rico memutuskan untuk pergi. Dia tidak kuat berlama-lama melihat kemesraan Anggun dengan pria tersebut. Dia pun meminta tolong kepada salah seorang mahasiswa untuk memberikan bekal yang dia bawa untuk diberikan kepada Anggun.

“Gun, ini tadi ada titipan dari pria tampan. Katanya, bekalmu tertinggal di rumah dan dia berpesan segera dimakan nanti penyakit lambungmu kambuh!” tutur salah satu teman sekelas Anggun yang dititipi bekal.

“Sekarang dimana orangnya?” tanya Anggun.

“Dia sudah pergi!” sahut temannya tersebut.

“Makasih, Dini!” ucap Anggun.

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status