There Is No Blessing In My Marriage
There Is No Blessing In My Marriage
Author: k ayu
BAB 1

Aku akan selalu mencintaimu walaupun orang tuamu menentang ku dan bahkan berusaha memisahkan kita tapi jangan khawatir karena aku selalu berada di sampingku menggenggam tanganmu melindungimu dan berjanji akan selalu setia berada di sampingmu walaupun orang tua mu menentangnya. Karena cintaku sangat tulus untukmu.

Johans Pov.

Jangan pernah takut berdiri disaat orang lain mencemooh kan mu dan mengatakan yang tidak tidak tentang dirimu, karena percayalah pada tuhan bahwa sesungguhnya kehidupan tidak pernah akan selalu ada kesedihan tapi juga akan ada kebahagian yang akan datang dimana kebahagian itu pasti akan datang kalau kita dapat bersabar dan terus berusaha untuk menggapainya aku mencintaimu dengan segenap jiwa dan raga ku walaupun mereka mencemooh kan ku aku tidak pernah perduli karena cinta akan dapat membutakan semuanya termasuk harga diri dan martabat yang terinjak atas perkataan yang tidak seharusnya mereka lontarkan padaku ,terkadang aku berfikir apakah salah bila mencintai dan ingin di cintai ?????

Bisakah kalian menjawab ???????

Kalau tidak maka diamlah biar aku yang menentukan bagaimana nasib ini akan berubah seiring berjalannya waktu dan aku akan tetap terus berjuang sampai aku bisa mendapatkannya kepelukanku .

Johans.

Aku dan Istriku menempati rumah baru kami setelah menikah 2 Minggu yang lalu. Maaf kan aku ,aku tau di balik senyumnya tersirat kekecewaan yang mendalam atas perbuatan keluarganya, dan maafkan aku karena belum bisa membahagiakanmu. Tapi aku berjanji di balik keluarga sederhana kita bina ini akan ada kebahagiannya di setiap harinya entah itu kesederhanaan yang aku berikan ataupun kemewahan suatu saat nanti kalau kau sabar menunggu sampai aku bisa memberikan itu semua hanya untukmu seorang.

Dan terima kasih karena kau mau menerima pinangan ku dengan terbuka walaupun tanpa restu dari keluargamu terutama ayahmu yang paling menentangku agar tak menikahimu. Aku mencintaimu Nattaly Istri dan calon Ibu dari anak anakku kelak.

"Kau lelah ??." Tanyaku padanya. Ia menatapku lalu tersenyum

" Tidak, justru kau yang terlihat lelah aku akan membuat kan minuman hangat untukmu tunggu ya."Ucapnya lalu beranjak ke dapur rumah kami. Aku tersenyum lalu mengusap kepalanya .

" Jangan terlalu lelah hmm." ucapku

Dan kulihat ia mulai berjalan ke arah dapur kami.

" Ini kopinya." ucapnya padaku saat aku sedang menatap keluar .

" Ah ya terimakasih." Ucapku menatapnya dengan hangat .

Wanita yang sangat sungguh aku cintai, yang berkorban demi diriku dan harus rela di usir oleh keluarganya Nattaly, wanita cantik yang mau menikah dengan pria yang tidak punya kemewahan sepertiku yang bekerja sebagai dosen di fakulitas daerah yang masih jauh dari perkotaan karena setelah menikah kami memutuskan untuk menjauh dari hiruk piruk gemerlap dunia perkotaan.

Flashback.

Aku jatuh cinta pertama kali dengannya saat aku menjadi dosen magang di kampus yang ternyata adiknya menimba ilmu disana, dulu mungkin ia tak pernah menatapku saat ia datang untuk mengantar atau menjemput adiknya yang bernama Daniel.

Disitulah aku mulai penasaran dan ingin berteman dengannya tapi tak pernah ada kesempatan untukku berbicara sepatah dua kata padanya karena aku tau derajat kami berbeda ia berasal dari keluarga terpandang berbeda denganku yang hanya dari keluarga biasa, tapi itu semua tak pernah mengurungkan niatku untuk selalu mendekatinya atau menatapnya dari jauh.

Dan tanpa kusadari perasaan yang kurasakan lama kelamaan berubah menjadi cinta aku selalu mencoba menatapnya dan merekam berbagai expresi yang ia keluarkan, dan pada akhirnya rasa cinta itu semakin besar datang menghampiriku dan memutuskan untuk mengenalnya lebih jauh dan lebih dalam.

Aku melihatnya yang baru datang untuk menjemput adiknya ia pun turun dari mobil dan masuk ke pekarangan kampus ini, aku menatapnya dan tanpa kusadari kaki ku berjalan dan membawa tubuhku menghampirinya. Ia tampak bingung melihatku yang berada di hadapannya dan aku merasakan jantungku berdetak sangat kencang saat melihatnya dari dekat ia bahkan sangat-sangat cantik, ia terus menatapku dengan raut wajah bingung nya. Aku pun balas menatapnya dan kemudian mengulurkan tanganku tanpa rasa malu kepadanya.

" Johans, siapa namamu ??." Ucapku.

Ia tampak diam dengan pandangan yang menatapku dengan pandangan tanda tanya, tapi aku tidak pernah perduli karena aku hanya ingin tau namanya.

" Maaf, kau berbicara pada ku Tuan ??." Ucapnya dengan lembut, bahkan suaranya terdengar sangat indah di telingaku aku rasa aku sudah benar benar mulai gila fikirku .

" Ya aku hanya ingin tau namamu." Ucapku lagi .

" Nattaly Itulah namaku, apa ada lagi yang ingin kau sampaikan kalau tidak ada lagi aku permisi." Ucapnya dengan membungkukkan badan nya sedikit kearahku lalu berlalu pergi. Aku menatap kepergiannya dengan senyuman yang sulit di artikan Nattaly nama yang indah seindah suara nya aku bersumpah pada diriku untuk mendapatkanmu nanti .

Apakah aku bisa memilikimu ???

Pasti bisa .

Aku akan berusaha untuk menjadikanya miliku mulai detik ini aku akan berjuang .

Tak terasa sudah 3 bulan berlalu aku masih terus menatapnya dari jauh, aku harus menyatakan perasaanku bukan jika ingin memilikinya. Aku memutuskan untuk menemui adiknya Daniel karena aku juga mengajar di kelasnya pada bidang matematika .

" Daniel." panggilku padanya saat kulihat ia sedang berjalan menuju kelasnya seorang diri ,ia pun menengok kearahku lalu membungkukkan badannya .

" Ya apa anda memanggil saya Dosen Jo ??." tanyanya padaku.

" Ya, bisakah kita bicara sebentar."Ucapku padanya

Kulihat ia tampak berfikir sejenak kemudian tak lama mengangguk kan kepalanya .

" Baik." Ucapnya .

" Bolehkah aku bertanya ??." Ucapku menatapnya dan ia balas menatapku .

" Silahkan." Ucapnya dengan sopan, ternyata aku salah menilai selama ini aku kira kebanyak orang kaya di dunia ini akan angkuh jika berbicara dengan orang tapi kenyataanya tidak ia bahkan terlihat sangat sopan .

" Wanita yang sering mengantar dan menjemputmu apakah ia kakakmu?." Tanyaku padanya. Ia tampak berfikir sejenak lalu tak lama menganggukan kepalanya menatapku dalam.

" Ah maksud anda Nattaly kakakku, ya ia kakak ku, kakak kandungku." Ucapnya tersenyum

" Bisakah aku meminta nomor teleponnya ??." Ucapku .Kulihat ia hanya diam dan terus memandang ke arah ku .

" Kalau aku boleh tau untuk apa Dosen Jo meminta nomor telepon Kakakku ??."

Aku menatapnya sebentar dan membuang pandanganku kearah lain. Bingung harus merespon seperti apa pertanyaan yang ia lontarkan barusan akan membuatku malu untuk menjawabnya.

" Entahlah kau ingin percaya atau tidak tapi kurasa aku jatuh cinta pada Kakakmu, sejak pertama kali bertemu 3 bulan yang lalu saat mengantar mu, maaf kan kalau sangat aku lancang." Ucapku padanya. Ia terus diam menatapku dalam dan tak lama tersenyum .

" Kau tau Dosen Jo, kau adalah satu satunya pria yang pertama kali berani mengutarakan isi hatimu padaku kalau kau suka dengan saudaraku, karena bisanya tak ada yang berani mendekatinya bertanya padaku saja terkesan agak segan."Ucapnya .

" Maksudmu, tak pernah ada yang berani mendekatinya."

" Ya selama ini tidak ada pria yang berani langsung berkenalan dengan kakakku kecuali dirimu, aku tau 3 bulan yang lalu kau menghadang Nonna dan menanyakan namanya bukan ??? Karena sesampai nya di rumah ia menanyakan mu padaku dan aku rasa iya sedikit tertarik padamu juga." Ucapnya yang membuatku tercengang.

Benarkah ia tertarik .

" Ini nomor telepon nya 008765***** "

Aku menerimanya dan menyimpan nya di ponselku .

" Oh ya dan satu lagi Dosen Jo jangan bilang pada Kakak ku kalau aku yang memberikan nomornya padamu ya, ia akan berubah jadi Monster kalau tau ." Ucapnya dengan tertawa .

Aku menatapnya lalu tersenyum .

" Baiklah terimakasih Daniel, aku akan menyimpan nomornya dan menghubunginya." Ucapku

" Kalau begitu aku permisi Dosen Jo." Ucapnya membungkuk dan pergi menuju kelasnya .

Akhirnya aku mendapatkan nomor nya.

Sesampainya di rumah aku mencoba mengirim pesan padanya .

Johans Messege.

"Selamat malam. "

Aku terus menunggu balasan dari nya

Jantungku terus berdetak tak karuan.

Dan tak lama handphone ku bergetar tanda ada pesan masuk dia membalas pesanku

Nattaly Messege.

" Maaf ini dengan siapa ??? "

Johans Messege.

" Ini aku Johans, apa kau masih ingat ???"

Pov.

Tbc.

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status