56. Tingkeban

Kirana menyibak rambut bagian sampingnya yang lepas dari ikatannya saat dia tertunduk. Dia mengaduk sop yang sedang dimasaknya. Setelah meyakinkan bahwa semua sayuran sudah matang, Kirana mematikan kompor.

"Mbak, aku duduk dulu, ya," ujar Kirana sambil menoleh pada Gayatri yang sedang menyiapkan ayam untuk digorengnya, "aku capek."

"Iya, Dik. Istirahatlah. Nanti aku selesaikan semua." Gayatri hanya menoleh sekilas lalu melanjutkan kesibukannya memotong-motong ayam.

"Tolong sekalian sambelnya ya, Mbak."

"Beres ... kamu tenang aja."

Kirana beringsut mengambil segelas air yang sudah disiapkannya di meja. Dia membiarkan air yang sebelumnya diambil dari kulkas itu di sana supaya tidak din

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Ida
Maksud ku lanjutkan dg karya2mu yg lain
goodnovel comment avatar
Ida
Cerita yg seru Runtut Kategori vulgar X satu lah haa Tersisipi filosofi yg dalam Yg bagi orang yg blum mengalami akan susah membenarkannya Woww amazing frank Lanjut yaa
VIEW ALL COMMENTS
DMCA.com Protection Status