Share

Gejolak Hati

Tiba-tiba,  hati Prameswari bergejolak. Padahal Honey Karaoke and Cafe sudah berada di depan mata. Tinggal beberapa detik lagi, mereka akan segera sampai di pelataran parkir. Dia merasa ada yang salah dengan keputusan yang telah diambilnya. Salah besar tapi nggak tahu, apa? Sejenak, hatinya menduga-duga dengan segenap perasaan pedih yang mendera. 'Salahku, karena nggak jadi melarikan diri dari rumah kontrakan Mbak Honey. Oh, nggak. Salahku, yang pasti, karena nekat pergi. Iya, kan?'

Mbak Honey menepuk-nepuk lutut Prameswari yang terlihat putih mulus tanpa setitik noda dan tersenyum simpul, "Sudah sampai!" 

Di tempat duduknya, Prameswari terlihat seperti seseorang yang jiwanya terbagi menjadi tujuh. Satu si sini, satu di Tangeran

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status