Dengung
Dengung
Author: Itari Raiansa
Gerbang Pembuka

Kata orang dia adalah gadis paling menyedihkan di arena kompleks. Bulan yang menyoroti wajahnya bahkan tidak mampu meluruhkan gersang kemuraman yang amat kental. Jika dia keluar anak-anak tetangga akan bersembunyi di balik semak-semak. Kabarnya dia punya gigi taring yang sangat panjang. Bisa memutus saraf-saraf penting di dalam tubuh. Jika ada bau bunga yang menyengat itu bukan berasal dari taman. Bahkan sekalipun taman memiliki bunga yang beragam baunya tak pernah menyengat seperti aroma tubuh gadis menyedihkan. 

Bilamana malam melahap cahaya itu adalah waktu menyenangkan untuk menyelinap keluar. Tetangga perempuan menyedihkan tidak akan pernah tahu, siapa perempuan yang berjalan seperti kapas di tengah hari. Menari seperti lebah yang mengisap bunga. Mereka semua tahu, itu bukan waktu untuk berbicara. Vampir itu akan datang--mengambil perlahan darah mereka. Dia kehausan setelah cahaya banyak menyerap energinya. 

Perempuan yang menari di bawah permadani hitam meliuk-liuk menarik perhatian. Dia mencari mangsa, mengisapnya, seperti vampir dia butuh energi. Dia membebaskan wajah dari perempuan menyedihkan. Tangannya yang panjang selalu usil menarik lelaki-lelaki yang berlalu lalang. Mungkin mereka lupa, ini perempuan yang malu-malu, menutup diri seperti tanaman berduri, yang mereka jauhi ketika aroma bunga menyengat atau aroma kemenyeman yang tajam.

Rumor yang beredar, dia ... ketempelan. Entah setan jenis apa yang dapat mengambil alih sebagian jiwanya. Dia, memang kental dengan gelap, bunga, bau kemenyan, dan penyendiri yang ulung.

***

Ig: anisatrisari

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status