Share

Gedung Tua

"Kalau begitu. Jauhkan dia dan jangan ganggu wanita itu. Kamu tak ingat berapa umurnya?" 

"Tentu Sayang. Sekarang kita selesaikan semua dan setelah itu kita bersenang-senang." 

Johan kembali menatap penerus Mahendra. 

"Bawa semuanya ke mari dan habiskan mereka sekarang juga!" 

Teriakkan Johan menyadarkan Airi. Wanita itu membuka mata perlahan. Makian Drian membuat dirinya sadar sesuatu telah terjadi. 

"Prily ...." 

Johan menoleh ke arah Airi. "Selamat datang Bunda. Bagaimana tidurmu?" 

Airi ingin bergerak namun, tubuhnya terikat.

"Lepaskan aku." 

"Lepas? Tidak!" Johan menyeringai. 

"Prily, tolong ...." 

Wajah Prily berubah pucat. Ia tak tega melihat wanita yang telah mencurahkan kasih sayang untuknya. 

Johan melirik Drian sinis. "Lepaskan wanita ini!" 

Tali yang mengikat Airi terlepas satu persatu. Airi menyent

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Nanang Sambodo
ayo lanjutkan kak
goodnovel comment avatar
Athar Raihan
lanjut Thor
goodnovel comment avatar
Astarini Tutut
lanjut kak ...
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status