Share

Bab 92: Dikepung Ratusan Petualang

Satria kini sudah sampai di area paling timur Pulau Nayaga setelah menempuh tiga hari perjalanan dengan kudanya. Sepanjang jalan dia terus singgah di setiap kota yang dia lalui. Dia juga singgah di setiap gedung asosiasi petualang di kota tersebut, dia tidak mengambil quest apapun. Tujuannya hanyalah untuk memperlihatkan keberadaannya kepada para petualang. Dengan begitu jika ada yang mengincarnya pastilah akan mengikutinya.

Satria terus memacu kudanya menuju ke hutan yang ada di tepi timur Pulau Nayaga. Dari kejauhan sudah mulai terdengar suara deburan ombak lautan yang menghantam karang. Tidak ada dermaga atau pelabuhan di sana, riuh angin perlahan mulai bertiup menerpa tubuh Satria dan pepohonan di sekitarnya.

“Ranger,” ucap Satria mengubah job classnya. Satria bisa mendengar terdapat banyak derap langkah kuda yang bergerak di kejauhan mengepungnya dari berbagai sisi. Belum lagi yang berjalan kaki dan mengendap-endap di pepohonan. Mereka mungkin tidak waspada karena mengira bahwa S
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status