THE CURSED MIKO (INDONESIA)

THE CURSED MIKO (INDONESIA)

By:  Psychopath Tender  Completed
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
10
Not enough ratings
75Chapters
14.2Kviews
Read
Add to library
Report
Overview
Catalog
Leave your review on App

Tersegel selama kurang lebih 500 tahun di dalam sebuah kerangkeng suci adalah mimpi buruk paling menyebalkan bagi Kyeo, iblis kelelawar yang mulai merasakan kegilaan karena benci dengan keadaan yang sedang menimpanya. Salah satu sayap iblisnya telah lenyap akibat pertarungannya dengan seorang gadis miko, sang penjaga kuil yang bertentangan dengan dunianya. Iblis itu sudah lama menunggu kebebasannya, hingga kemudian semua penantiannya terbayar saat Rin, gadis penjaga kuil yang menyimpan amarah terhadap keluarga yang telah menjadikannya tumbal kutukan, membebaskan sang iblis kelelawar dari penjara yang mengurungnya. Kebebasan Kyeo itu tentu saja tidak gratis, ada harga mahal untuk menebusnya yaitu dengan cara melakukan perjanjian darah. Kyeo pun setuju dan menandatangani kontrak dengan sang anak manusia. Tanpa tahu, jika kelak keputusan mereka itu akan membuat jalinan takdir yang luar biasa kuatnya. Kyeo pun jatuh cinta dengan gadis manusia yang mampu membuatnya berubah menjadi tak terkendali, hingga mengakibatkan sang iblis berani melanggar perjanjian dengan penguasanya. Cinta telah membutakan mata sang iblis kelelawar, hingga jalan sulit pun akan ia lakukan demi kebahagiaan sang gadis. Kisah Rin dan Kyeo yang pelik ini pun, dimulai.

View More

Latest chapter

Interesting books of the same period

Comments
No Comments
75 chapters
Cuplikan The Cursed Miko
"Rin, kemarilah." Gadis berparas lugu tanpa polesan di wajah kecilnya, berjalan menghampiri Kaede, sang ibu yang memanggilnya dengan suara lembut. Rambut hitam sepinggangnya dikucir menggunakan pita putih panjang yang menyimbolkan kesucian yang telah dipercaya oleh orang-orang sejak dulu kala. Rin duduk dengan sopan di depan sang ibu. Gadis bermata bulat menatap wajah Kaede yang terlihat sedang memejamkan kedua matanya. "Kemarin ... kau berulang tahun yang keberapa, Rin?" tanya Kaede dengan suara yang berat, tidak seperti suara yang biasa ia tunjukkan kepada anak gadisnya. Ekspresi serius yang jarang tampak di wajah wanita yang telah melahirkannya, membuat Rin berdebar takut. Ia menjawab dengan suara pelan, "18 tahun, Bu ...." Rin meneguk saliva dengan hati-hati, suasana di sekitarnya terasa aneh. Secara tiba-tiba, Kaede mencengkeram pundaknya dengan sangat kuat, hingga membuat gadis bersifat periang itu meringis pelan karena ulahnya. Sorot tajam dari mata san
Read more
01. Kehidupan Bermula
Di sebuah kamar inap yang disediakan oleh pihak rumah sakit, ada sepasang suami istri yang tengah berbincang mengenai masa depan dengan begitu mesra. Mereka membicarakan banyak hal, seolah itu adalah saat-saat yang paling berharga bagi keduanya. Memang, ketika sudah bersama orang terkasih, seberapa lama pun waktu berlalu maka tak akan ada yang bisa merasakannya. Semua berlalu dengan cepat, begitu saja, tanpa peringatan.Ranjang sang istri yang berada di dekat jendela, dapat memudahkannya untuk menatap pemandangan yang ada di luar selama ia dirawat di Rumah Sakit Yurogane. Mereka tidak akan menunggu lebih lama di sana. Tepat setelah mengurus biaya administrasi terakhir, keluarga dengan tanda lahir unik tersebut nanti akan diperbolehkan pulang ke rumah oleh dokter dan beberapa perawat.Wanita berambut hitam dan agak ikal itu berbaring di ranjang pasien dengan selimut putih yang menutupi kedua kaki sampai buah dadanya, seolah melindunginya dari dingin yang menyergap. Raut wajah sang wanit
Read more
02. Bagaikan Sebuah Dongeng
Ada sebuah legenda yang pernah terjadi di masa lalu, tepatnya beratus-ratus tahun silam. Sebuah kisah yang dipercaya secara turun temurun dalam keluarga besar Akibara, karena sangat berhubungan erat dengan kisah kehidupan nenek moyang mereka juga berhubungan dengan kehidupan mereka kini. Legenda ini menceritakan tentang kisah seorang gadis miko yang bertarung dengan iblis yang pernah menyebabkan sebuah bencana besar di muka bumi. Iblis buruk rupa yang sangat kuat dengan wajah yang sangat mengerikan. Dia adalah iblis berwujud monyet dengan wajah yang jelek dan juga menyeramkan karena dipenuhi rambut di sekitar mata. Tubuhnya tinggi dan besar layaknya raksasa. Jika dibandingkan dengan sekarang, mungkin tingginya seperti sebuah pohon berusia ratusan tahun. Sekilas, iblis ini mirip dengan salah satu jenis monyet* yang ada di kepulauan Jepang. Iblis berbulu lebat berwarna abu-abu ini telah banyak menghancurkan pemukiman tempat tinggal umat manusia, demi kepuasan dirinya sendiri.
Read more
03. Hilangnya Sang Kakak
Tahun demi tahun pun berlalu. Belasan musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin juga telah terlewati begitu saja tanpa ada suatu hal yang sangat berarti. Waktu sudah banyak berlalu dengan cukup signifikan, kini telah tiba saatnya bagi seorang gadis berparas manis bernama Akibara Rin untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-18.Gadis itu kini telah tumbuh dewasa, dan sudah kayak menyandang gelar seorang wanita, jika saja ia sudah menikah. Sungguh waktu berjalan dengan begitu cepat. Sekarang Rin sudah menjadi seorang gadis yang sesungguhnya, dia bukan lagi anak-anak yang terbatas setiap pergerakannya.Mula-mula, Rin bagaikan sekuncup bunga yang masih belum mekar, kini kuncup mungil itu telah berkembang dan menampakkan keindahannya.Untuk merayakan hari kelahirannya itu, sang gadis muda Akibara biasa menghabiskan waktunya seharian penuh dengan cara menyendiri di dalam kuil, guna memanjatkan doa dan berharap keinginannya dikabulkan oleh Sang Dewa.Rin bukannya tidak ingin berkum
Read more
04. Rasa Kehilangan Yang Masih Membekas
"Ibu, kak Yuuto mana?" Rin kecil yang telah kembali dari rumah sakit setelah dirawat selama satu minggu di sana, terlihat sedang mencari-cari keberadaan sang kakak di rumahnya yang besar. Seluruh penjuru rumah sudah gadis itu jelajahi, tetapi tak kunjung ia temukan keberadaan sang kakak di tempat itu. Ada di manakah kakaknya Yuuto berada?"Bu, Kakak ada di mana? Rin rindu sekali dengannya, Kakak sama sekali tidak pernah menjenguk Rin selama Rin dirawat di rumah sakit. Padahal Kakak sudah janji .... Tapi, mengapa kakak sekarang tidak mau menemui Rin?" tanya gadis kecil itu lagi kepada kedua orang tuanya. "Padahal Rin 'kan sudah sangat merindukannya! Apa Kak Yuuto sedang pergi ke rumah temannya, ya?" Gadis itu menggumam pelan di akhir. Wajahnya tampak kebingungan.Hideki dan Kaede, orang tua dari gadis kecil itu, tampaknya sudah menduga bahwa hal ini akan terjadi, cepat atau lambat. Di mana anak perempuan mereka akan menanyakan keberadaan Yuuto, sang kakak, tetapi bagaimana cara mer
Read more
05. Iblis Perusak, Sang Kelelawar Hitam
Kyeo mempercepat larinya. Tak peduli apa pun yang bisa ia lakukan, ia harus berlari untuk menyelamatkan hidupnya yang teramat berharga.Orang-orang yang kini mengejarnya ingin menangkap dan menghukumnya atas kejahatan yang telah dilakukannya selama ini. Mereka hendak mengirimnya kembali ke tempat asalnya, ke Dunia Kematian, tempat para pendosa harus kembali dan berdiam diri.Kyeo tak mau itu terjadi, ia lebih suka di sini. Dunia yang ia tempati kini adalah surga yang nyata baginya.Kyeo cukup beruntung berada di dunia manusia. Tempat di mana ia bebas melakukan pembantaian dan memberi orang-orang menyedihkan itu pelajaran. Beruntung bagi iblis sepertinya, ada banyak sekali manusia bodoh yang memanggilnya ke dunia mereka, tetapi pada akhirnya, iblis itu akan membunuh mereka semua.Tak ada yang bisa menampik kelicikan yang dimiliki sesosok iblis, meski mereka telah berjanji akan tunduk kepada perintah sang pemanggil, tetapi nyatanya adalah sebaliknya. Kematianlah yang akan mereka dapatkan
Read more
06. Penghargaan Terhadap Sang Miko
Kaisar Tachibana merasa apa yang disampaikan oleh komandan pasukan pengawal miliknya itu terdengar aneh. Kyeo berkata seperti itu? Untuk apa iblis kejam mengutarakan apa yang ia rasakan? Bukankah iblis tak punya perasaan? Tanggapan seperti apa yang ingin Kyeo utarakan kepadanya selaku penguasa negeri? Sungguh, sang kaisar negeri Awan itu tak mengerti maksudnya.Tidak ada satu pun makhluk yang mampu membuat sang iblis kelelawar menghargai nyawa manusia. Ia akan leluasa membunuh, menghancurkan atau melenyapkan makhluk hidup bernama manusia, karena baginya nyawa mereka itu sangatlah rapuh dan iblis tidak menyukai kerapuhan. Mereka juga sangat tidak menyukai kelemahan yang identik dengan umat manusia.Tak beberapa lama kemudian, rombongan para pengawal yang datang membawa kurungan tempat Kyeo dikurung pun tiba di hadapan Kaisar Tachibana. Sang iblis diletakkan di depan umum, karena ada banyak warga yang meminta untuk melihat wujud Kyeo secara langsung.Tanpa disangka-sangka, suara teriaka
Read more
07. Petualangan Akibara Yuuto
"Hyaahh! Huf, huf!!"Seorang pemuda berambut ikal tampak sedang berlatih dengan sebuah batang pohon yang berdiri tegak di depannya. Setiap kali dia bergerak menyerang pohon tersebut, rambut panjangnya akan bergoyang mengikuti gerak tubuhnya. Surai hitamnya tampak lembut dan lebat. Di batang pohon tersebut terdapat beberapa tongkat yang difungsikannya sebagai alat untuk berlatih pukulan. Seolah tongkat-tongkat itu adalah tangan dari musuh yang harus dihadapi. Sang pemuda terus memukul tongkat-tongkat tersebut secara berkala menggunakan kedua tangannya, seolah-olah sedang berlatih tanding dengan seseorang. Dia adalah Yuuto, pemuda yang sebelas tahun silam menghilang dari muka bumi dan masuk ke dunia lain karena dibawa oleh sesosok siluman berwajah buruk rupa. Dia adalah anak laki-laki keturunan keluarga kuil Akibara yang terkenal sangat baik hati dan juga penyayang terhadap sesama. Sudah lama sekali semenjak pemuda itu meninggalkan rumah, lebih tepatnya diculik dari dunianya yang seben
Read more
08. Takdir Hidup Gadis Akibara
Yuuto tersenyum samar, ingatan tentang pertemuan pertamanya dengan sang guru tiba-tiba muncul ke permukaan. Ia yang dulu adalah seorang anak kecil yang suka bersembunyi dari kejaran siluman, kini telah tumbuh menjadi seorang pemuda yang memiliki kekuatan.Yuuto kini telah dewasa, ia sudah berhasil menguasai berbagai kemampuan dasar dan bela diri dari sang guru.Tak sia-sia pelatihan yang diberikan oleh Hiroshi—sang kakek tua yang ia temui belasan tahun silam. Selama bertahun-tahun lamanya, lelaki tua itu mengajari pemuda dengan gaya rambut panjangnya yang tidak rapi, si Yuuto, berbagai jurus bela diri dan lain sebagainya.Yuuto selalu ingat dengan pesan yang disampaikan oleh sang guru, bahwa untuk hidup di dunia yang keras haruslah memiliki tekad yang besar. Ia merasa hal itu ada benarnya. Yuuto membutuhkan kekuatan.Selain mempelajari ilmu kehidupan dengan sang guru, Yuuto juga belajar dari para biksu yang ia temui di setiap perjalanan spiritualnya. Kadang-kadang, pemuda itu akan ikut
Read more
09. Dendam Sang Iblis Kelelawar
Di sebuah dimensi yang bersebelahan dengan Dunia Bawah, tepatnya di dunia di mana para manusia bumi tinggal, bermukim dan melahirkan keturunan. Ada sebuah daerah di mana di sana terdapat sebuah kuil kecil yang merupakan milik keluarga Akibara. Ada sesosok makhluk tampan yang sedang berusaha keras mengalirkan kekuatan penyembuhan ke bagian perut dan tangannya yang sedang terluka parah, dan ia hanya seorang diri saat berada dalam kurungan tersebut.Tak ada seorang pun yang pernah menjenguknya. Sama sekali tak pernah ada yang berusaha menyelamatkan sang iblis kelelawar dari tempat terkutuk itu!Sialan, Kyeo dilanda amarah sekarang. Tempat tinggalnya berada jauh dari sentuhan tangan manusia. Kuil tempatnya tersegel pun tak pernah sekalipun didekati, apalagi dibuka oleh orang-orang yang penasaran dengan isinya.Tak pernah ada seorang pun manusia yang berani melakukannya. Mereka semua terlalu takut mendekati kandang milik sang iblis kelelawar bermata kuning keemasan. Mereka takut iblis itu
Read more
DMCA.com Protection Status