The Wildest Delusion (Delusi  Paling Liar)

The Wildest Delusion (Delusi Paling Liar)

By:  Noodles  Ongoing
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
10
Not enough ratings
26Chapters
2.1Kviews
Read
Add to library
Report
Overview
Catalog
Leave your review on App

"Serius disini?" kata Mika keheranan. Semburat jingga terbias ke arah air yang mengalir di kolam bebatuan. Tembias beningnya membuat mata siapa saja akan tergiur untuk menenggelamkan di mata air pegunungan nan hangat itu. Noah menatap lekat-lekat kekasihnya yang mengenakan baju tradisional khas jawa. Lekuk tubuhnya membuat pikirannya semakin liar. "Tentu saja, tenanglah aku akan membuatmu semakin candu dengan tubuhku" balas Noah mengedipkan matanya yang biru. Noah menggiring Mika menuju ke pemandian panas yang berada tepat di depan lautan yang diapit dua gunung di kiri dan kanannya. Kebaya putih itu sudah tertanggal di samping kolam air. Noah menggendong Mika yang sudah tidak mengenakan apapun. "Bukankah ini delusi yang paling nyata, sayang" Cinta tidak lebih dari feromon yang mempermainkan manusia. Bagaimana seseorang yang memiliki trust-issues dan benci akan cinta dapat saling mencintai dan bertemu dengan seseorang yang mampu mematahkan kutukan itu? Noah Dylan adalah seorang CEO. Siapa sangka perawakannya yang gagah serta menyabet gelar sebagai The Handsome in The World adalah seorang bocah yang dulunya bertubuh gempal dan berambut ikal. Noah yang masih ingat akan janji masa kecilnya terhadap cinta pertamanya alias Mika Lodge. Pertemuan yang diharapkan membuat mereka kembali terikat pada janji mereka di masa lalu. Akankah janji itu bisa terwujud? Akankah seseorang yang memiliki kecanduan seks mempertahankan hubungannya dengan satu wanita saja dalam hidup saja?

View More

Latest chapter

Interesting books of the same period

Comments
No Comments
26 chapters
PART 1 - JANJI
PROLOG"Serius disini?" kata Mika keheranan.Semburat jingga terbias ke arah air yang mengalir di kolam bebatuan. Tembias beningnya membuat mata siapa saja akan tergiur untuk menenggelamkan di mata air pegunungan nan hangat itu.Noah menatap lekat-lekat kekasihnya yang mengenakan baju tradisional khas jawa. Lekuk tubuhnya membuat pikirannya semakin liar."Tentu saja, tenanglah aku akan membuatmu semakin candu dengan tubuhku"  balas Noah mengedipkan matanya yang biru.Noah menggiring Mika menuju ke pemandian panas yang berada tepat di depan lautan yang diapit dua gunung di kiri dan kanannya.Kebaya putih itu sudah tertanggal di samping kolam air. Noah menggendong Mika yang sudah tidak mengenakan apapun."Bukankah ini delusi yang paling nyata, sayang""Ini bukan delusi, ini benar-benar nyata. Kau harus tahu tentang itu" jawab gadis bertubuh gemuk itu.Noah
Read more
PART 2 - MEDHOG
MIKA LODGE POV           "Jancuk!"  teriak Anggun di tengah-tengah keramaian acara wisuda."Kamu ini gimana toh, kita lulus""Ya ini bentukanku kalo seneng" balas Anggun berkacak pinggang dan membusungkan dadanya.            "Edan""Habis ini bikin atraksi ah""Ojo! Anggun, ini ramai banget lho" bertahun-tahun menjadi kawannya adalah cobaan terberatku. Setiap ada hal yang membuatnya antusias membuat otak Anggun yang limit akan materi pelajaran menjelma menjadi manusia super duper cerdas untuk membuat ide selebrasinya yang gila."Jancuk!" Suara anggun menggema sampai ke sudut-dudut gedung wisuda yang dipenuhi ratusan wisudawan beserta keluarga, kerabat dan kawan karib mereka. "Goblok" "Akhirnya kita semua lulus lur" Anggun menga
Read more
PART 3 - THE MOST HANDSOME MAN IN THE WORLD ?
NOAH DYLAN POV             Sebagai salah satu terkaya se-Indonesia, menjadi tampan ialah poin tambah untuk dibanggakan. Hari ini ialah hari pertama ku menjadi CEO di perusahaan milik keluargaku. Aku tidak begitu minat dengan urusan tanda tangan, meeting, dan hal lain yang berbau kantor semacam ini. Aku terpaksa mengiyakan sebab papiku yang mendadak sakit karena kanker hati. Menjadi model ialah passion-ku. Aku lebih suka bebas ketimbang terkekang di balik meja dan harus berkutat dengan kertas-kertas sialan ini.Suara ketukan pintu menghentikan gerutuan-kuMarissa, sekretaris ku. Tubuh langsingnya meliuk masuk menuju mejaku.“selamat pagi pak, hari ini ada jadwal meeting jam 10 pagi”“iya” jawabku sedatar mungkin.Setidaknya ada angin segar di perusahaan ini bernama Marissa Lourd. Imajinasiku mengarah ke bagian tubuhk
Read more
PART 4 - SAYUR ASEM VS NASI PADANG
ALEX ANDREW POV                       Mataku tak henti-hentinya menilik jam tangan. Sialan! hari pertama bekerja malah keblabasan molor. Batinku tak berhenti mengumpat karena menghabiskan waktu dengan Marissa untuk party di klub malam langganannya.Kepalaku masih berdenyut sehabis menenggak beberapa whisky semalam. Beberapa hal tidak kuingat selain making love bersama pacarku, Marissa Lourd.Siapa yang nyana pelarian yang kulakukan malah membawaku ke dalam lubang seorang Noah Dylan. Sungguh aku ingin meludahi mukanya yang sok. Setiap majalah, televisi, berita online bahkan sosial media gencar memasang wajah yang sudah lama ingin ku pukul sampai hancur. Apa boleh buat, uang adalah sesuatu yang kita cari bukan. Sesuatu yang membawamu menuju bahagia duniawi. Demi apapun, aku kira Noah tidak akan pernah kembali k
Read more
PART 5 - HILANGKAN KEPERJAKAAN GUE
MARISSA LOURD POV Sialan!Pengarku tidak hilang dari tadi.Brengsek, si Alex. Kenapa semalam bisa berakhir tidur dengannya?!.Iya, aku dan Alex memiliki hubungan. Tapi perlu digaris-bawahi kami menjalaninya sebatas pemuasan nafsu tanpa cinta.Aku dan pria setengah gesrek itu telah kenal satu sama lain sejak menjadi anak kuliahan penganut sistem kapitalisme. Alex tak lain cowok cupu yang anti-sosial yang kerjaannya cuma memeluk buku-buku tebal.Orang-orang yang melihat Alex yang sekarang tidak akan pernah percaya bahwa perawakannya pernah dekil pada masanya. Aku bahkan sampai lupa bagaimana awal kita bisa bertemu bahkan berkawan.Satu-satunya yang paling aku ingat ketika ia menghampiriku dengan kemeja bergaris berwarna monokrom ciri khas manusia kutu buku. Ia datang ke kost-an yang aku tempati yang berada tidak jauh dari kampus.“Hei, cewe ganjen” teriak Alex di depan halaman kost
Read more
PART 6 - ENDUT
AUTHOR POV Seperti kebanyakan kota metropolis lainnya. Jakarta dipenuhi oleh kesibukan dari berbagai kalangan. Mencari uang ialah tradisi manusia untuk menghidupi diri sendiri dan keluarga.Hari itu Mika sudah sampai ke kantor sebelum pekerja lainnya datang. Ia terpaksa bangun pagi supaya tak mengulangi kesalahannya di hari pertama bekerja.Suasana kantor yang senyap membuatnya semakin kesepian. Akhirnya ia menyibukkan diri membikin segelas kopi instan sebagai penghilang rasa jemu-nya.Perusahaan milik keluarga Dylan yang telah memperkenalkan jenis-jenis makanan di Indonesia membuat Indonesia menjadi pemegang nomer satu pemilik makanan terlezat sedunia.Jam mulai bergulir ke arah kanan. Para karyawan lambat laun berbondong-bondong menduduki kursi teposnya-sebab terlalu lama diduduki. Miya Cooper, seorang wanita bertubuh tinggi semampai, menyilangkan kakinya dengan feminim sembari memoles lipstik merahnya.Beber
Read more
PART 7 - KETIKA DIA JATUH CINTA
MIKA LODGE POV  "Pagi sayang” suara serak mengalun membangunkanku.Morning kiss tak lupa diberikan oleh manusia yang dulunya musuh kini menjelma sebagai seorang kekasih.Kubalas pagutannya dengan menyesap bibir bawahnya.Aku tak percaya, kemarin ialah hari terakhir menjadi gadis perawanHatiku hampir mencelos keluar gara-gara melihat Noah beranjak dari tempat tidur dengan keadaan telanjang bulatpantatnya yang terpahat sempurna sukses membuat mataku menyala, seketika luntur kantukku.Ia menoleh, terkekeuh melihat pipiku yang merekah merah.“Kenapa sayang, belum puas yang semalem?” ujarnya dengan mata nakalpipi ku makin merah, serasa siap meletus."Mau sarapan pake apa?""E-eh pakai... sendok?""Kebiasaan lama nih, sukanya kikuk"Noah kembali ke atas ranjang, mencium pahaku yang masih polos t
Read more
PART 8 - HASRAT SEMATA ?
ALEX ANDREW POVWajahku tertekuk tak beraturan seperti kertas yang sudah kusut. Sialnya aku, yang gagal menjadi pahlawan kepagian untuk menolong Mika.Noah Dylan! Sejak kapan ia peduli dengan wanita?! Bukankah kepeduliannya tak lain dan tak bukan adalah tubuh telanjang para kaum hawa.Kutenggak beberapa gelas minuman beraroma kuat yang membuat kepalaku semakin sakit dihantam pikiran liar tentang Wanda dan pria sialan itu.Tak cukup ia merebut wanita jalang itu kemudian gadis yang aku, maksutku sahabatku.Mentang-mentang berkantong tebal dan berwajah ganteng juga minim akhlak. Dia tak punya hak untuk menyentuh tubuh Mika yang meggunakan baju sialan itu. Seharusnya tadi aku menyebutnya jelek supaya ia berganti pakaian.Seharusnya tadi aku tidak terpesona dengan pemandangan dadanya yang membuat pikiranku ngalor-ngidulAku merasa bingung karena tidak bisa mengendalikan pandanganku ke arah Mika yang sedang digendong ol
Read more
PART 9 - TRAUMA
NOAH DYLAN POV Aku terduduk di kursi depan bar yang menyuguhkan bermacam-macam minuman yang akan membuat orang yang menenggaknya akan jatuh ke lubang yang lebih tenang. Cairan yang akan membuat siapapun yang mengonsumsinya akan kehilangan akal dan lupa akan hiruk-pikuk kejamnya dunia.Aku menelan cairan itu dalam satu teguk. Hingga dua atau tiga teguk kemudian, aku tersedak ketika menangkap wajah yang sudah lama tidak ditemukan oleh kedua mataku.Tubuhnya lebih tinggi dari yang ku perkirakan. Wajahnya masih sama teduhnya. Sialan, liuk tubuhnya membuat tubuh bagian bawahku menggeram.Dress berwarna merah maroon yang super ketat di tubuh montoknya. Terlebih lagi dengan dadanya yang menyembul seiring kaki panjangnya melangkah menuju ke arah bar di ujung yang berlawanan dengan tempat aku duduk.Sudut bibirku meninggi ketika melihat Mika, Ia berjalan dengan canggung sebentar-bentar menarik gaun yang minim bahan it
Read more
PART 10 - HUJAN DAN EFEK KUPU-KUPU
MARISSA LOURD POV Aroma rose menguar dari sabun mandi yang aku gunakan. Busanya aku mainkan membentuk bola-bola tak beraturan kemudian ku tiup, membuat mereka jatuh dan hancur.Sepi dan kesepian. Kesibukan di kantor hanyalah sementara. Aku terjebak lagi di rumah ini.Rumah yang didesain ramping dan hanya berlantai dua saja. Rumah ini aku beli lantaran ingin menjauh dari keadaan rumah orang tuaku. Sudah lima bulan lebih aku tidak berbicara dengan Bunda.Apakah pria brengsek itu kembali lagi?Bunda tidak akan pernah menghubungiku sekalipun ia tengah menderita.Suara ketukan dari balik pintu rumahku membuatku malas beranjak dari bath-up.Mungkin Alex? Astaga aku lupa tentang ajakan Pak Dylan.Dengan tanggap, aku meraih handuk putih dan melingkarkannya ke badanku. Rambutku yang masih basah, airnya menitik seiring aku berlari kecil menuju pintu. 
Read more
DMCA.com Protection Status