My Fated Pair [BxB]

My Fated Pair [BxB]

By:  d'Rythem24  Completed
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
9.8
Not enough ratings
40Chapters
15.3Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
Leave your review on App

Menjalani kehidupannya sambil terus menunggu kedatangan sang fated pair telah dilakoni oleh Feryan Feriandi selama 9 tahun lamanya. Berdalih tentang dia yang memegang janji, bahwa dia ingin setia tanpa berniat berpaling dari pasangan yang ditakdirkan untuknya, sekalipun perasaan yang dimiliki mulai dilanda dilema sejak dirinya dan Juanda Saga Fransiskus berjumpa. Mempertemukan juga Ervano Johannes dengan Setya Febrianu di saat yang bersamaan. Yang lalu memulai petualangan dan kisah mereka sendiri, selagi turut campur tangan pada hubungan Saga serta Feryan selaku sahabat terbaik mereka berdua. Ini tentang omega bernama Feryan yang masih terus mengharapkan kedatangan sang fated pair seraya mencoba menutup mata tentang hatinya yang mulai dipenuhi oleh nama Saga. Pun, tentang sosok alpha bernama Saga yang berharap jikalau dia mampu menggantikan diri sebagai fated pair Feryan meskipun penolakan telah berkali-kali diterima. Lalu sekali lagi, membiarkan takdir menuntun kisah cinta mereka selagi tetap berpegang pada janji yang kemudian mengungkapkan kebenaran atas hilangnya sebuah memori. _____ PERINGATAN: Cerita ini berisi kisah percintaan antara sesama laki-laki yang diperuntukkan bagi pembaca cukup usia. Jangan dibaca bila tidak suka. Trims. ❤️

View More
My Fated Pair [BxB] Novels Online Free PDF Download

Latest chapter

Interesting books of the same period

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Comments
No Comments
40 Chapters
PROLOG
"Wow. You smell really good. Are you perhaps, an Omega?"Bocah yang tengah duduk meringkuk sendirian itu akhirnya mengangkat kepala, menyipitkan mata menangkap sosok anak lain yang tampak sebaya dengannya yang tubuhnya berdiri tepat menghadang matahari terik."Are you an omega?"Pertanyaan lain disuarakan. Kali ini membuat bocah berwajah masam menjawab ketus, "Gue gak ngerti elo ngomong apaan!"Anak di depannya tersenyum kecil. "Aku bilang aroma dari tubuh kamu terasa wangi. Kamu omega, 'kan?"Bagaimana anak ini bisa mengetahui identitas jenis kelaminnya padahal mereka baru bertemu?Namun, alih-alih menanyakan hal itu, dirinya justru berkomentar lain, "Kalo gue emang omega, apa urusannya sama lo?"Senyum di bibir anak itu kian melebar. "It looks like, we're destined to be with each other. I think, you're my fate
Read more
FATE 1: Pertemuan
Sepasang bola mata berwarna cokelat gelap menatap langit pagi. Memejam, membayangkan sosok bocah misterius yang ditemuinya kurang lebih 10 tahun lalu berdiri menghadang terik matahari. Senyumannya, usapan lembut yang diberikan pada pucuk kepala, suaranya yang memiliki aksen berbahasa asing yang terdengar aneh tapi menenangkan. Semua itu, kira-kira kapan akan mampu dirasakannya lagi? Feryan Feriandi menghela napas panjang, lalu hidungnya mengendus-endus lantaran merasakan aroma nyaman yang terasa tak asing, tapi baru pertama kali ini dirinya baui semenjak berstatus sebagai mahasiswa di kampus. "Set, elo nyium baunya, nggak?" Kawan di sebelahnya yang tengah menikmati es alpukat dilirik.Setya mengernyit, setelahnya sigap menjaga jarak. "Elo habis kentut, ya?"Yeee, sobat setan. Batin pemuda berkulit sawo matang itu s
Read more
FATE 2: Sebuah Awal
Di dunia yang semakin maju dan modern ini, manusia dibedakan ke dalam dua jenis kelamin: perempuan dan laki-laki sebagai jenis kelamin utama-serta alpha, beta, dan omega sebagai jenis kelamin kedua. Para alpha menduduki posisi puncak kategori ini. Mereka merupakan pemimpin-pemimpin natural; orang-orang yang aura mendominasinya menguar bahkan dari jarak sepuluh meter. Menyusul tangisan pertama mereka ada takdir akan keagungan dan kekuasaan yang melayang-layang di atas puncak kepala bayi laki-laki dan perempuan alpha seperti janji: kamu akan jadi orang hebat. Kamu akan jadi panutan orang-orang. Beta adalah orang-orang tersebut. Pelayan alpha. Dalam koloni semut mereka ibarat para pekerja di bawah pimpinan ratu. Kehadiran mereka seperti pemain figuran yang mudah diabaikan, tapi ada di mana-mana. Mereka orang biasa yang
Read more
FATE 3: Pertemuan Kedua
Tubuh itu berpostur tinggi dan tegap. Kulit putih bersih, membuat urat-urat di baliknya terlihat agak menonjol. Otot tangan tampak kencang dengan punggung lebar yang mulus tanpa ada luka satu gores pun. Dada bidang yang kokoh, perut kencang bertekstur kotak-kotak yang walau belum tercetak padat tapi tetap dapat dianggap menggiurkan bagi mata siapa saja. Jemari panjang itu bergerak sedikit demi sedikit, mengusap lengan, leher, pun kepala yang telah basah. Menggosok-gosok busa di rambut, memperlihatkan sekilas bekas luka yang tercetak di kulit kepala.   Wajahnya menengadah, menikmati siraman air mandi yang membasuh muka hingga seluruh badan. Membuka mata, membiarkan air memenuhi pandangan tatkala bayangan wajah omega yang didapatinya tengah heat pagi tadi muncul di ingatan. Cara bicaranya, paras keheranannya, ekspresi kesal sekaligus tatapan sinisnya. Semua itu, bagi Saga tampak sungguh-sungguh menggoda.   Suara ketukan yang terdengar dari lua
Read more
FATE 4: Pertemuan Lainnya
Embusan napas letih itu terdengar bersamaan, tetapi bersumber dari arah yang berbeda. Alhasil, ketika dua orang itu akhirnya menegakkan posisi badan yang lelah untuk saling berhadapan, masing-masing sepasang bola mata mereka sontak membulat. Tidak lama, sebab Feryan langsung memasang sorot sinis, sementara Saga memperlihatkan tatapan seperti biasa.   Lanjut berjalan beberapa langkah membuat keduanya menjadi saling bersinggungan. Tubuh lebih pendek bergeser ke kiri, lalu tanpa diduga sosok yang lebih tinggi justru mengikuti. Bergeser lagi ke kanan, pola yang serupa kembali terjadi. Kanan, kiri, kanan, kiri, mereka nyaris saling bertubrukan tiada henti.   Feryan mendongak sambil mendelik kesal. "Elo bisa berhenti ngikutin gue, nggak? Gue mau lewat!"   Protes itu ditanggapi putaran bola mata oleh Saga. "Siapa juga yang lagi ngikutin elo. Damn! Okay, fine. Silakan elo lewat," ujarnya yang mau tak mau mengalah, menggeser tubu
Read more
FATE 5: Omega yang Membutuhkan Alpha
Heat. Siklus yang hanya dialami oleh para omega--terjadi setiap satu bulan sekali dan berlangsung kurang lebih satu minggu lamanya. Saat heat, hasrat omega untuk disetubuhi hingga kadang kala 'secara pasrah' ingin dihamili, terutama oleh para alpha meningkat berkali lipat. Karena ketika mengalami heat, peluang untuk hamil--terlebih bagi omega laki-laki, amatlah sangat besar persentasenya. Meski sering kali mereka kehilangan kontrol diri, sekadar peduli tentang betapa mereka ingin dicumbu serta diajak bercinta demi memuaskan birahi yang tak terkendali. Bagi omega yang tengah dikuasai heat tetapi di lain sisi telah mempunyai pasangan atau bahkan cukup berani mencari 'pertolongan' dari pihak luar sekalipun itu uluran tangan milik orang asing, maka mereka dapat mengatasi siklus itu secara mudah tanpa perlu merasa tersiksa dan menderita seorang diri. Berbeda dengan para omega yang dirumahka
Read more
FATE 6: Permulaan Kedua
Suara desahan saling menyahut dari ponsel masing-masing sementara kedua orang itu sama-sama sibuk menyentuh area pribadi yang masih saja bereaksi. Jemari kaki Feryan mengerut, leher kian berpeluh ketika untuk ke sekian kali dia berhasil mencapai orgasme. Tangannya terkulai lemas dengan pandangan yang semakin mengabur sebelum perlahan-lahan menutup sepenuhnya, beristirahat dalam tidur bersamaan dengan ponselnya yang kehabisan daya. Mengetahui sambungan telepon terputus begitu saja jelas mengejutkan Saga. Dia meringis sambil mengambil lembaran tisu yang lain lagi lantas memeriksa layar. Sebelah tangannya menghubungi kembali nomor Feryan, sedangkan satu tangan yang lain bergerak membersihkan air mani yang mengotori area perutnya menggunakan tisu. Panggilan kedua itu tak tersambung. Saga menduga ponsel Feryan kemungkinan mati. Dan itu membuatnya bertambah frutrasi kini. Berpikir bahwa mengalami heat
Read more
FATE 7: Memori
Kelap-kelip lampu berwarna-warni menerangi dari sudut ke sudut hingga ke seantero ruang pesta. Hiruk suara musik menggema, menghantarkan nada-nada mengentak yang membuat kaki panjang itu bergerak-gerak mengetuk lantai. Memperlihatkan dua orang pemuda yang tengah duduk di salah satu sofa khusus bagi tamu alpha. Dan di meja mereka, berbagai camilan serta minuman beralkohol disuguhkan sebagai jamuan istimewa.Ervano Johannes menuangkan vodka ke gelas yang langsung ditenggak sampai tandas. Di sebelahnya, Setya Febrianu yang semula sungkan untuk turut mencicipi jamuan menjadi tertarik. Baru bersiap mengangkat botol, saat tahu-tahu sosok di sampingnya malah menahan gerak tangannya."What are you trying to do?"Ditodong pertanyaan itu, jelas saja Setya tersengih. "What? Having a taste of course. Elo pikir cuma elo doang yang kepengin minum?"Ervano mengernyit. "Really? Emangnya elo udah
Read more
FATE 8: Keberadaan Rasa
"Hey, Ryan. Can I kiss you?" Feryan Feriandi meneguk saliva secara susah payah. Terpaan napas Saga yang berada tepat di atasnya saat bertanya demikian menghantarkan aroma manis yang menggelitik hidung, bersamaan dengan sensasi feromon darinya yang terasa kian menyejukkan. Membuat mata itu berkedip-kedip panik, bergerak-gerak ke arah lain makin gelagapan sebelum fokusnya jatuh pada kedua belah bibir sang alpha yang tipis dan merah, tampak agak membuka seakan-akan memang telah siap disentuhkan ke bibirnya. Sang omega membuka mulutnya yang gemetaran. Bersiap memberikan jawaban tatkala pintu ruang kesehatan justru terbuka, digeser dari luar lalu menampakkan sosok seorang pria yang sontak terkejut menyaksikan adegan yang tengah dilakoni dua sejoli pada matras di ruangannya ini. Feryan memekik, sementara Saga sekadar menghela napas lesu karena merasa kesempatan yang akhirnya dia akan dapatkan malah terganggu
Read more
FATE 9: Diluar Dugaan
Jam di layar ponsel memperlihatkan waktu 14:58. Kelas terakhir yang Feryan ikuti selesai belasan menit lebih lama dari perkiraan. Membuatnya cemas karena selain memikirkan tentang Setya yang entah masih menunggunya atau tidak di parkiran, dia juga berpikir mengenai Saga yang mungkin saja tengah merasa kesal lantaran dibuat menunggu cukup lama. Malah bisa jadi, alpha itu lebih memilih pulang duluan ketimbang harus repot-repot buang waktu demi menantikan kemunculannya.Namun, semua isi pikiran tak mengenakkan itu sirna tatkala Feryan mendapati sosok Saga yang tengah berdiri di dekat ujung tangga. Tampak membalas sapaan beberapa orang yang berlalu lalang melewatinya sambil sesekali melirik jam di pergelangan tangan, sedangkan di tangan satunya dia terlihat membawa sebuah plastik cukup besar yang entah berisi apa.Feryan menarik-embuskan napas cukup panjang. Membuat dia membaui feromon milik Saga yang beraroma menyekukkan, lalu membawa langkah
Read more
DMCA.com Protection Status