Modi Sang Penakluk

Modi Sang Penakluk

By:  Leni Nuryani  Ongoing
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
0.0
Not enough ratings
1Chapters
360views
Read
Add to library
Report
Overview
Catalog
Leave your review on App

Modi Soni Wardani seorang pria tampan yang miskin, selalu mendapat hinaan wanita dan para masyarakat di lingkungannya. 'Dasar Miskin' atau 'Si Miskin gak tau diri' seperti itulah hinaan mereka. Modi menyukai seorang wanita yang cukup baik selama ini. Kemudian Modi mencoba mengungkapkan perasaan yang dia pendam selama ini, pada seorang wanita tercantik di desa itu. Modi sudah menduga dari awal, jika ia akan di tolak. Namun, bukan itu yang membuatnya teramat sakit melainkan hinaan juga cacian dari wanita yang dia suka. Akhirnya, Modi pergi ke goa di lereng gunung. Modi melakukan tapa, juga pati geni untuk mengubah hidupnya. Modi ingin membuat wanita yang menolak, menghina dan mencaci itu menyesal. Modi pun bertekad membalas dendam sakit hatinya. Berbagai pekerjaan pun Modi lakukan agar menjadi sukses. Bekerja keras tanpa kenal lelah. Profesi kuli panggul hingga menjadi operator produksi di salah satu pabrik ikan dilakoni. Sampai suatu saat, Modi bertemu dengan seorang kakek yang tengah mengalami kesulitan. Modi membantu kakek tersebut sepenuh hati mencari keluarganya yang hilang. Tanpa Modi sadari ternyata anggota keluarga yang di cari adalah Modi sendiri. Sejak saat itu, kehidupan Modi berubah bergelimangan harta. Akankah Modi terbuai dengan harta itu untuk memikat wanita? Ataukah hati Modi semakin keras karena hampir wanita yang mendekatinya mengincar harta?

View More

Latest chapter

Interesting books of the same period

Comments
No Comments
1 chapters
FITNAH DARI MASYARAKAT
Bab 1FITNAH DARI MASYARAKAT"Dasar Miskin!" seru Ibu Mumun saat mendapati Modi tengah berada di dekat jemurannya."Dia ini 'Si Miskin gak tau diri' pasti dia mau curi jemuran kita!" Hinaan dan tuduhan Alvina pada Modi. "Lihat saja, dia sedang memegang celana jeansku. Lepaskan celana jeansku dari tangan kotormu!" Teriak Alvina penuh kebencian.Modi terdiam akan seluruh cacian dan hinaan yang didapatkan. Modi menatap Alvina dengan sangat tajam. Pandangan mereka saling beradu. Tak merasa segan sedikitpun dengan apa yang telah dituduhkan.Siang itu, Modi akan pulang ke rumahnya yang terletak di pinggir sawah. Setelah selesai melakukan aktivitasnya sebagai kuli panggul di pasar saat ia melewati rumah Ibu Mumun."Mohon maaf sebelumnya! Saya hanya membantu membenahi jemuran yang kabur terkena angin. Jika jemuran ini tidak saya tangkap, jemuran ini akan jatuh ke got." Modi mencoba menjelaskan apa yang terjadi sehingga dia masih memegang j
Read more
DMCA.com Protection Status