Jerat Cinta Sang Milyarder

Jerat Cinta Sang Milyarder

By:  Koran Meikarta  Completed
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
0.0
Not enough ratings
171Chapters
76.6Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
Leave your review on App

Warning! Adult content. Hati-hati dalam memilih bacaan. Follow IG/FB Koran Meikarta. Celine tidak tahu bahwa hidupnya berubah drastis semenjak dia menolong seorang laki-laki yang tergeletak di sebuah gang. Dominic Ansel, seorang milyarder yang mengalami percobaan pembunuhan. Laki-laki itu menjadi terobsesi padanya dan menarik Celine masuk ke dalam kuasanya. Meletakkan rantai besi di kakinya agar dia tidak bisa melarikan diri. Dominic menginginkan Celine untuk menjadi wanitanya. Namun Celine menolak, karena dia memiliki suami dan anak yang sangat dicintainya. Meski sudah setahun, suaminya mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan dan dia yang harus mencari nafkah untuk mereka. Menerima tawaran laki-laki asing itu, bukanlah pilihannya. Akan tetapi bagaimana jadinya jika Dominic menghalalkan segala cara untuk dapat memilikinya? Akankah Celine luluh dan meninggalkan suami serta anaknya untuk naik ke dalam dekapan Sang Milyarder? "Tinggalkan mereka dan raihlah tanganku. Bersamaku, kau akan mendapatkan apa yang kaumau." ~ Dominic ~ "Seandainya kau membawa seisi dunia dan meletakkannya di bawah kakiku, aku tidak akan sudi menjadi milikmu!" ~ Celine ~

View More
Jerat Cinta Sang Milyarder Novels Online Free PDF Dowload

Latest chapter

Interesting books of the same period

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Comments
No Comments
171 chapters
Lelaki Misterius
WARNING : Silakan baca di apk-nya, ya. Biar tulisannya cantik.  —— "Mayat!" jerit tertahan seorang wanita saat ia tidak sengaja melihat sesosok tubuh teronggok di jalan yang sedang dilewatinya. Tubuh seorang pria penuh darah, membuat pupil matanya membesar. Suasana malam dengan hujan rintik-rintik menyebabkan gang sempit itu jarang dilewati orang. Tidak ada seorang pun yang bisa dimintai pertolongan. Sejenak, terlintas di benaknya untuk mengabaikan sosok yang sudah dianggap mayat itu. Bisa saja orang yang ada di depannya mati karena pembunuhan. Melihat banyaknya luka yang mirip seperti bekas tusuk benda tajam. Akan sangat bahaya jika dia ikut terlibat masalah karena hal ini. Tidak, hidupnya sudah cukup rumit untuk menambah sebuah masalah dari orang asing. Alhasil, dengan segala pertimbangan dan mengabaikan hati nuraninya, Celine berniat pergi dan melangkahi mayat tersebut. Dia harus buru-buru pulang sebelum membuat suami dan anaknya khawatir. S
Read more
Suami Lumpuh
"Mama! Mama pulang," seru anak kecil laki-laki berusia sekitar enam tahun begitu melihat Celine, sang ibu datang. Dia berniat untuk memeluknya, namun Celine yang basah karena terguyur hujan, berusaha menjauhkannya."Baju Mama basah, Sayang."Anak kecil bernama Arion itu mencebikkan bibirnya. Kedua tangannya terlipat di dada. Dia merajuk karena ibunya tidak ingin dipeluk, tetapi Celine yang sudah mengetahui tabiat anaknya, mulai menurunkan tubuhnya dan mensejajarkan diri dengan Arion. Mengusap kepalanya dengan lembut seraya memberinya kecupan hangat di pipi.Barulah Arion tersenyum kembali, sampai keduanya kemudian masuk ke dalam dan mengunci pintu. "Papa mana, Sayang?""Papa lagi masak, Ma." Tangan kecil Arion menggenggam erat tangan Celine dan mengajaknya berjalan ke arah dapur.Di sana, terlihatlah Rayyan, suaminya tengah memasak. Laki-laki itu tampak sedikit kesulitan dengan salah satu kakinya yang menggunakan kruk. Membuat Celine yang melihatnya merasa k
Read more
Namanya Dominic
Celine membuka pintu gubuk, tempat dia meninggalkan laki-laki asing kemarin dengan hati-hati. Sesuai janjinya, dia datang untuk memastikan keadaannya sembari membawa makanan dan beberapa perban serta obat-obatan. Entah keberuntungan atau apa, hari ini dan besok adalah hari di mana dia mengambil cuti. Celine lelah karena hampir tidak pernah mendapat hari libur. Dia juga ingin berkumpul dengan keluarganya. Meski saat ini, setelah menyiapkan sarapan untuk anak dan suaminya, dia menyempatkan diri untuk datang dan melihat keadaan laki-laki ini.Masih sama. Laki-laki tersebut masih terbaring dengan kain yang kemarin membalut lukanya dan jaket miliknya yang menjadi selimut. "Kau masih hidup, ya?" ujar Celine saat tangannya menyentuh kening si laki-laki dan terasa hangat.Bibir yang kemarin pucat karena kehabisan darah juga sudah tampak sedikit memerah. Ini pertanda bagus. Tak menyangka jika apa yang dilakukannya cukup berhasil. Kedua sudut bibirnya terangkat ke atas. C
Read more
Aku akan Membayarmu
Celine menatap anaknya yang tertidur setelah lelah bermain seharian. Wacananya untuk mengajak Arion main di taman tidak bisa terealisasi, karena dia tidak mungkin meninggalkan Rayyan di rumah. Alhasil, dia menemani anaknya bermain di rumah dengan mobil-mobilan yang baru dia belikan. Menyanyikan lagu tidur seperti biasa, sampai akhirnya Rayyan datang dengan kruk di tangan kanannya. Berjalan pelan menuju ke arahnya."Arion sudah tidur?""Ya, dia pasti lelah." Celine terkekeh melihat anaknya yang tidur di pangkuannya."Harusnya kamu pergi bersamanya, tidak usah memedulikanku." Rayyan mengusap Arion dan mengecup kening putranya. Lalu beralih mengecup bibir Celine. Merasa kasihan melihat istrinya yang kelelahan seperti ini. Padahal Celine mengambil cuti untuk beristirahat. Namun istrinya justru malah kelelahan seperti ini."Kamu bicara apa, Rayyan. Aku sengaja mengambil cuti agar bisa bersama kalian." Celine berdecak kesal mendengar suaminya yang selalu mengatakan unt
Read more
Kehangatan
"Enghh, Ray–yan ...."Celine menatap wajah Rayyan yang memerah di bawahnya. Suaminya tampak menahan gairah karena godaan yang dilakukannya. Tubuh mereka banjir oleh peluh hingga suhu tubuh di sekitar mereka mendadak terasa panas. Namun itu tak menyurutkan Celine untuk terus menggerakkan pinggulnya. Mencari kepuasan yang jarang dia dapatkan."Ce-celine ... kamu sangat cantikh ...."Rayyan mengusap peluh yang membasahi tubuh istrinya. Dia membiarkan Celine melakukan apa yang diinginkannya. Celine yang seperti ini tampak benar-benar sangat seksi. Tubuh istrinya yang selalu ingin dia sentuh. Sampai akhirnya, Celine menurunkan tubuhnya dan membelit lidahnya dengan intens. Tidak ada yang bisa menggambarkan betapa puasnya Rayyan dengan sang istri. Dia melumat bibir penuh Celine, mencecap dan bertukar saliva. Meredam desahan panjang saat mereka sampai pada titik kepuasan. Celine melepas pagutan bibir mereka dan jatuh di tubuh suaminya dengan napas tersengal-s
Read more
Kau adalah Orang Asing
"Kau yakin tidak mau ke rumah sakit atau ke kantor polisi? Kau bisa menangkap orang yang melukaimu dan kembali pada keluargamu," ujar Celine yang kini menatap Dominic makan. Pagi ini, dia juga memberi laki-laki itu sarapan, setelah sebelumnya berpamitan pada sang suami. Rayyan sudah memahami dan mengizinkannya tanpa banyak tanya. Celine menyempatkan untuk melihat Dominic pada saat sebelum dan sepulang kerja, itu pun jika hari masih sore, karena dia tidak berani lewat ke arah sini ketika hari sudah malam. Celine memilih jalan yang ramai, meski itu cukup jauh."Kau tidak perlu datang jika aku membebanimu," balas Dominic tanpa mengalihkan pandangannya dari makanan di depan mata. "Sepertinya kau salah paham, aku tidak mengeluh karena harus merawatmu. Aku hanya berpikir, mungkin keluargamu sedang mencarimu. Kau tahu, keluarga adalah satu-satunya yang paling berarti." Celine tidak ingin Dominic menyalahartikan perkataannya. Dia hanya khawatir karena l
Read more
Mencari Sesuatu
"Kerja bagus, Celine, karena bantuanmu, restoran mengalami peningkatan pengunjung," puji sang manajer pada Celine. Dia terkesan dengan ide wanita itu yang membuat harga miring khusus untuk para pasangan tanpa harus merugikan restoran. Menargetkan para muda-mudi yang memang menghabiskan waktu untuk kencan. Serta menambah beberapa varian baru di menu makanan.Kini, di akhir pekan, restoran menjadi sangat ramai. Pengunjung yang kebanyakan anak muda datang bersama pasangannya. Terlebih mereka yang berniat merayakan hari valentine.  Tak hanya pasangan, namun ada juga paket istimewa untuk mereka yang menghabiskan waktu akhir pekan bersama keluarga.Restoran yang memang berada di pusat kota dan memiliki tanah yang luas, membuat mereka bisa memakai area luar dan menciptakan pemandangan kota di malam hari. Hiasan yang dibuat senatural mungkin dan senada dengan alam dengan sedikit kesan yang menunjukkan hari valentine serta area berfoto bagi para pasangan atau keluarga."S
Read more
Salah Alamat
Dominic menatap rumah sederhana di depannya. Dia ikut masuk saat laki-laki yang tadi mengajaknya itu, mempersilakan dia masuk. Matanya seketika menjelajahi rumah tersebut. Memerhatikan dengan teliti. Sempit dan kecil, namun sangat bersih. Membuatnya tak henti menatap sekitar. Hingga dari arah salah satu ruangan, tiba-tiba muncul seorang anak kecil sambil mengganti seragam sekolahnya."Papa!" serunya, cukup memekakkan telinga Dominic yang ada di sisi pria itu. Dia hanya diam melihat si bocah tersebut memeluk pria di sebelahnya. Seolah senang dengan kedatangannya. Namun tidak dengan Dominic.Anak kecil adalah hal yang sangat mengganggu dan membuatnya terkadang kesal dengan keberisikkan mereka. Akan tetapi, dia yang merupakan tamu jelas tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa diam memerhatikan keduanya. Sedikit tak terduga jika ternyata pria di sebelahnya telah memiliki anak. Dia pikir, pria itu masih lajang."Papa 'kan nggak boleh ke mana-mana. Nanti kalau Mama tahu ba
Read more
Hubungan Apa?
"Ka-kau? Kenapa bisa ada di sini?" Mulut Celine terbuka dan matanya terbelalak. Dia kaget sekaligus tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Dominic, laki-laki yang dia kira sudah pergi justru ada di depan matanya. Bagaimana mungkin Dominic bisa tahu rumahnya? Matanya seketika beralih menatap sang suami yang masih tersenyum. Rayyan seperti tidak tahu apa yang terjadi. "Rayyan, kenapa kamu membawa orang asing masuk?""Kamu mengenalnya, Sayang? Kami tidak sengaja bertemu tadi. Dia membutuhkan pertolongan dan aku hanya membantunya," jawab Rayyan dengan santai. Berbeda dengan Celine yang seketika menepuk jidatnya. Dia sengaja tidak memberitahu Dominic tempat tinggalnya karena takut kalau laki-laki itu orang jahat, tapi suaminya dengan sangat polos mengatakan membantu orang dan membiarkannya masuk?"Dia adalah orang yang kuceritakan kemarin." Rayyan menatap Celine heran, sebelum sang istri mengatakan tentang orang yang ditolongnya. Membuat Rayyan memutar kembali ingat
Read more
Dia, Istriku
Cahaya yang hanya berasal dari lampu tidur, tak terlalu membuat Dominic bisa melihat kamar dengan jelas. Meski iris matanya bisa melihat sofa bed yang dimaksud oleh Celine juga Rayyan. Ada Arion yang saat ini tengah terlelap di ranjang. Ini sedikit tidak nyaman. Sudah dikatakan kalau Dominic tidak menyukai anak kecil, tapi kini dia harus tidur bersama salah satu dari mereka. Apa boleh buat, dia juga tidak mau tinggal di gubuk itu lagi.Dalam remangnya cahaya, Dominic melihat sekeliling kamar Arion yang tampak cukup besar. Matanya melihat ada rak mainan dan lemari pakaian. Sampai berhenti dan menatap Arion yang tertidur menghadap ke arahnya. Siapa anak kecil ini? Arion memanggil Rayyan, Papa dan Celine berkata anak. Apakah mungkin jika Rayyan dan Celine ...?Dominic terdiam. Semua ini tak ada urusannya dengan dia. Mau Celine sudah menikah atau tidak, dia tidak punya urusan. Walau dia merasa sedikit aneh, kenapa wanita itu masih mau bersama pria yang bahkan berjalan saja sus
Read more
DMCA.com Protection Status