Catalog
40 Chapters
Bab 1
Emely, dengan tubuh kecilnya, ia mendongak ketika menatap wajah sang beta yang sedang berpikir keras. "Luna, pack dilanda kehancuran sekarang, aku meminta pendapatmu akan hal yang menimpa pack kita."Emely menghirup napas begitu dalam, dan mengembuskan secara perlahan, lalu menjawab, "Maaf, pikiranku kosong, tak ada yang bisa kukatakan selain ini beta, kamu pasti tahu jika diriku hanyalah luna yang lemah, apalagi tanpa seorang mate di sisinya, jadi ... aku telah memutuskan untuk pergi dari Red Moon Pack, dan menyerahkan status alpha di kerajaan ini.""Luna, jangan bercanda! Kita dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.""Siapa yang bercanda beta? Keputusanku sudah bulat, dan jangan mencegahku! Aku akan pergi dari pack ini, untuk mencari kehidupan baru di tempat lain, karena semakin lama aku berada di sini, aku semakin terluka ketika mengingat mate-ku yang mengembuskan napas tanpa aku di sisinya," balas Em
Read more
Bab 2
Emely diam dalam gendongan pria sombong itu, sembari menahan ringisannya ketika luka yang semakin menyakitkan ini. Dirinya enteng saja dibawa oleh Aralt karena ia tidak perlu repot menuju tabib yang ia dengar kalau tidak salah."Wangimu semakin menjadi mate, aku menyukainya." Alpha itu semakin girang, apalagi wanita yang dia gendong tidak memberontak."Aralt, kenapa aku tak merasakan jika dirimu adalah mate-ku?" tanya Emely, masih heran dengan apa yang melandanya. Bertemu dengan pria konyol dan dibawa ke pack-nya sendiri, bukannya ini yang dia harapkan? Yah ... Emely senang akan kehidupan baru di Canavaro, juga bersama orang-orang baru yang semoga saja menerima kehadirannya.Tak lama, Emely dibawa suatu ruangan yang begitu mewah, padahal dia tahu jika ruangan ini hanyalah tempat berobat, dan dia berpikir bahwa Aralt kemungkinan orang yang tidak pilih-pilih untuk memikirkan sebuah desain, baik siapa pun ora
Read more
Bab 3
Pintu ia buka dengan pelan-pelan dan melihat keadaan di luar yang ternyata tidak ada siapa pun."Hanya perasaanku saja." Saat ia ingin menutup pintu, pintu terbuka begitu saja dan ia terkejut seketika. "Kenapa ini? Pintu berasa ditarik keras, ada orang?" tanyanya dengan gumaman."Hm." Tengkuknya terasa dingin, samar-samar ia mendengar bisikan tersebut, saat dia berbalik, tak ada siapa pun, Emely merinding jadinya."Apakah hantu? Tapi ... masa hantu ada di sini?"Emely menggeleng berulangkali, menghapus segala pikiran buruknya atau ia tidak dapat mandi hangat malam ini.Badannya terasa bersih tak lengket, serta segar dengan pikiran yang rileks. Dirinya berganti pakaian kemudian berbaring di ranjang yang begitu luas, Emely perkirakan, empat orang pun muat dengan bebas untuk bergerak di sini."Kamar ini jauh lebih megah daripada kamarku di Red Moon Pack," ucapnya kemudian
Read more
Bab 4
"Maaf, bukan peraturan aneh, tapi pack kami memang terkenal akan rasa penyayangnya, jadi ... tidak ada ego saat memandang kasta, baik siapa pun itu, selama rasa hormat masih dijunjung," balas Emely, tak terima jika peraturan pack-nya direndahkan."Apa posisimu di pack itu, hm?""Aku seorang luna, tapi tidak lagi setelah meninggalkannya karena aku menyerahkan status alpha ke beta-ku," jawab Emely, raut wajahnya berubah sedih karena mengingat Glourius harus menanggung beban seorang diri.Maafkan aku, kumohon ... jika aku kembali di pack, tolong terima diriku dengan baik.Aralt seketika berpikir, menimbang-nimbang peraturan pack milik Emely yang terbilang menarik, sementara Reinard, dia cukup terkejut ketika mengetahui orang asing ini merupakan luna di pack-nya, tapi itu tiada arti ketika dia telah melepasnya."Luna atau apa pun itu, aku tak peduli, aneh tetap aneh."

Read more

Bab 5
Aralt Canavaro, pria yang telah kesepian ketika ia masih kecil-berumur tiga tahun-Fasha, wanita itu dipercaya oleh orang tua Aralt untuk menjaganya karena mereka harus pergi suatu tempat. Seiring tumbuh kembangnya anak tersebut, Fashalah yang memberinya kasih sayang dan terus menunggu kepulangan alpha dan lunanya. Namun, sampai sekarang, tak ada kabar baik maupun buruk yang diterima, bahkan orang-orang telah menganggap orang tua Aralt telah meninggal, sementara Fasha, terus mengatakan tidak dan memberitahu pria itu bahwa mereka akan kembali.Sewaktu Aralt berumur 17 tahun, pria itu dinobatkan sebagai alpha, bukan apanya ... walau terbilang begitu muda, Canavaro jelas membutuhkan alpha, maka terpaksalah Aralt menjadi pemimpin di pack tersebut. Dia tahu diri bahwa di umurnya seperti ini, ia belum cukup kuat ketika terjadi peperangan, tetapi Aralt terus bersyukur jika pack-nya sampai saat ini sudah tenang dan menjadi salah satu pack terkuat. Di umurnya yan
Read more
Bab 6
"Terima kasih, Bi. Aku menyayangimu." Ia memeluk Fasha dan wanita tua yang dipeluknya juga membalas dengan lembut.Emely pun keluar dari istana, mencari keberadaan Aralt yang tak ada di rumah tersebut. Ketika ia mencari-cari, banyak pasang mata yang memandanginya begitu lekat, ia sendiri menggaruk kepala karena terheran, apakah ada sesuatu yang salah dalam dirinya? Ataukah penampilannya aneh setelah memakai pakaian Bibi Fasha? Tidak dan tidak sama sekali! Karena pakaian Bibi Fasha adalah pakaian yang paling nyaman dipakainya dari semua pakaian yang ia coba, dan juga, pakaian Bibi Fasha seperti daster yang memiliki kain dingin.Yang membuatnya menjadi pusat perhatian adalah, pakaian yang ia pakai membuatnya terlihat imut, sekaligus seksi dikarenakan area di atas dadanya, terekspos begitu saja, apalagi dengan kulit putih dan mulus itu."Permisi, Nona. Apa Anda melihat Alpha Aralt di sekitaran sini? Atau Anda pernah meliha
Read more
Bab 7
"Pegang yang erat.""Eum, apakah tidak sakit kalau aku menarik bulumu ini?""Tidak, mate." Emely mengangguk mendengarnya kemudian berpegang erat, tak menarik bulu Jason, melainkan memeluk leher serigala tersebut sembari menikmati sisiran bulunya yang hangat.Sesampainya di Canavaro Pack, Jason memilih masuk ke kamarnya dulu karena tentu dia akan telanjang jika berganti shift di hadapan Emely, sebenarnya tidak masalah juga di depan mate-nya, hanya saja ... dia tidak ingin orang lain menikmati kegagahan tubuhnya selain Emely seorang.Fasha, dia memeluk Emely dengan erat dan terus bertanya mengenai keadaan wanita tersebut. "Astaga, Nak. Kamu buat Bibi khawatir, dari mana aja? Dan kamu gak apa-apa, kan?""Aku baik-baik saja, Bi. Walau sempat diriku ketakutan ketika tersesat di tengah hutan, untunglah Aralt segera datang dengan wujud serigalanya."Fasha
Read more
Bab 8
Iblis dalam dunia immortal, sering disebut demon, kekuatan mereka sangat besar dan beruntung Aralt dapat mengalahkannya ketika musuh tersebut sedang lengah karena menyombongkan diri."Kenapa kalian bisa bertarung?""Aku sedang berburu, dan dia menginginkan buruanku, tentu aku tidak mau, kebetulan pula dia bersama dengan temannya yang merupakan penyihir dan aku pun beruntung jika Reinard pun menemaniku di saat itu, lalu ... terjadilah sebuah pertengkaran yang hampir berakibat fatal pada diriku dan juga Reinard," jawab Aralt.Emely pun mengangguk, tangannya yang masih setia meraba perut Aralt, kini beralih ke dagu pria tersebut sembari mengusap-usapnya. "Hm, di dagumu ada sedikit rambut, ini menggelikan, tapi aku suka," kikiknya kemudian. Aralt terkekeh pelan, memejamkan mata sambil menikmati usapan mate-nya yang sangat lembut."Aralt, aku ingin tidur bersamamu," ucap Emely. Mata Aral
Read more
Bab 9
"Baiklah, cukup pembicaraannya Alpha Aralt dan King Sean. Silakan duduk."Setelah keduanya duduk. Hadley pun mengumumkan, "Kerja sama antara kedua pack dengan wilyah red blood dari kerajaan vampire, telah diresmikan."Berbagai jamuan telah disiapkan secara khusus, terutama kepada King Hadley bersama anggotanya yang disediakan darah sebagai pelega mereka."Bagaimana King Sean?""Terima kasih, Alpha Hadley, darah ini sangat segar, kami menyukainya," jawab pria itu, menjilat sisa-sisa darah yang masih melekat pada bibirnya. Reinard yang melihat moment tersebut, berusaha menahan kerutan dari keningnya agar kaum mereka tidak tersinggung.Berbicara mengenai perbincangan mereka, semuanya membahas mengenai belahan jiwa, tentu Aralt hanya terkekeh saja apalagi mengingat mate-nya yang begitu menggemaskan di pack."Bagaimana dengan Anda Alpha Aralt? Anda sudah menemukan
Read more
Bab 10
"Eum, kenapa mereka terus melihatku?""Kau tak sadar jika pakaianmu mengundang tatapan mereka yang siap menjelajahi keseksianmu sayang, lain kali, tidak usah memakai pakaian Bibi Fasha karena aku sendiri yang akan membelikanmu pakaian dan memasanginya.""Hei, enak saja. Lakukan jika kau ingin sesuatu yang buruk terjadi.""Sesuatu yang buruk? Ayolah sayang, jangan terlalu jahat kepada pria tampanmu ini, karena aku tak ingin tahu bahwa dirimu harus ke istana sekarang dan mengganti pakaian, mengerti?""Aralt, aku nyaman dengan pakaian ini, aku bebas bergerak dan selalu merasa dingin," balas Emely."Pakai saja jika kau berada di kamarku, tapi untuk keluar, aku jelas melarangmu sayang.""Ish, pokoknya tidak mau!""Harus, kalau tidak maka aku akan mengganti pakaianmu langsung, mau?""Tentu tidak.""Maka dari itu, menurutlah."
Read more
DMCA.com Protection Status