Catalog
5 chapters
Prolog
"Tidak mungkin, Bu," tolak pria itu dengan wajah yang gelisah."Apanya yang tidak mungkin. Kita harus melarang Starla untuk pergi," lirih Ibu Mariana dengan mata yang sendu."Tapi aku tidak mencintai dia bu, dia adalah kakak iparku," lirih Zavier dengan sendu."Zavier, lakukan perintah Ibumu, Ayah mohon," pinta sang ayah.Kini Zavier sangat kebingungan. Di satu sisi dia harus menuruti perintah Ibu dan Ayahnya untuk menikahi Starla, janda kakaknya. Dan di sisi lain, dia sudah memiliki kekasih yang sangat dia cintai."Aku harus apa, jika di tempatkan dalam posisi seperti ini, adakah yang mengerti hatiku?" lirih Zavier dalam hatinya.Zavier merasa sangat kebingungan karena harus memilih di antara dua pilihan. Kekasihnya atau menikah dengan kakak iparnya?
Read more
Malam Pernikahan
Pesta pernikahan akhirnya di laksanakan. Semua tamu undangan kini sudah memberikan selamat.Gemerincik air shower kini sudah membasahi tubuh Zavier. Pria itu tampak penuh keringat karena sudah seharian menerima tamu undangan Setelah selesai mandi pria itu pun keluar dari kamar mandinya. Dan kini dia melihat istrinya, Starla sedang duduk sambil mencoba membuka gaun pernikahannya yang besar tersebut.Zavier pun keluar kamar mandi dengan memampangkan roti sobek yang agak berbulu halus. Dengan handuk yang melilit ke pinggangnya.Zavier melihat istrinya kesusahan membuka gaun pengantin tersebut. Dan dengan perlahan pria itu menghampiri sang istri dan kini dia berdiri di belakang istrinya."Butuh bantuan, Kak?" tanya Zavier. Dia masih memanggil Starla dengan sebutan kakak. Padahal status mereka kini sudah menjadi suami istri."Iya, aku kesusahan membuka gaun ini," lirih Starla.<
Read more
Tamparan
Mereka masih saling memanas. Tatapan mata yang sayup itu kini terpejam dengan perlahan ketika Zavier mulai mendekap tubuh polos istrinya.Pria itu memang masih perjaka, jadi dia sangat penasaran dengan apa itu bercinta.Dan kini mereka mulai bersatu di dalam bathtub saling menikmati tubuh masing-masing."Emerald maafkan aku," lirih wanita itu sambil mendekap Zavier dengan erat. Zavier yang tadinya seperti kuda putih yang sangat kuat, kini menghentikan aktivitasnya.Pria itu melepaskan penyatuan tersebut."Emerald?" Zavier menatap mata sayup sang istri. Di mana dulu dia adalah kakak iparnya."Maafkan aku Zavier, apa yang kita lakukan ini sudah menyakiti hati Emerald, aku sepertinya tidak bisa melanjutkannya." Wanita itu berkata dengan tetesan air matanya.Zavier merasakan dadanya sesak seketika ketika mendengar kata Emerald.Pr
Read more
Wanita Terpilih?
Sebuah tamparan mendarat di pipi mulus Starla."Ah," lirih Starla terdengar kesakitan.Wanita itu memegangi pipinya yang kini memerah karena tamparan itu begitu kencang. Bahkan kini sudut bibir Starla memerah dan mengeluarkan sediki darah segar karena tamparan tersebut."Siapa kamu berani-beraninya masuk dan menampar aku seperti ini?" Starla menatap wanita di hadapannya dengan tatapan mata yang tajam.Sayangnya pertanyaannya tidak di jawab oleh wanita tersebut. Dan wanita itu malah mendekati Zavier yang sekarang masih tertidur dengan tubuh yang hanya berbalut selimut saja.Terlihat leher dan dada Zavier ada bekas hikkey yang di buat oleh Starla, dan kini wanita itu pun melihat ke arah Starla yang bahkan sama, banyak tanda merah di leher dan dada Starla bekas gigitan manis suaminya, Zavier."Kalian, sudah melakukan hubungan intim?" Wanita itu tiba-tiba menangis
Read more
Mimpi Yang Aneh
"Jangan pergi kakak ipar, aku mohon," lirih Zavier sambil meraih tangan Starla."Zavier, aku bukan lagi kakak ipar kamu," kata Starla sambil meneteskan air matanya."Maafkan aku Kak," lirih Zavier."Setelah apa yang kita lakukan semalam, kamu masih menganggap aku kakak ipar kamu?" Starla menggelengkan kepalanya dan dia pun menepis tangan Zavier."Kak," lirih Zavier."Aku pergi," kata Starla. Lalu langsung berjalan pergi meninggalkan semua orang yang ada di sana.Zavier lalu hendak menyusul Starla, tetapi tiba-tiba Bebi memeluk Zavier dengan erat."Jangan tinggalkan aku, kamu kan aku di sini untuk kamu," lirih Bebi dengan tetesan air matanya."Bebi," lirih Zavier."Jangan pergi," bujuk Bebi."Tapi Kakak ipar sedang mengandung, dan aku tidak bisa membiarkan dia sendirian," kata Zavier."Tapi aku pun t
Read more
DMCA.com Protection Status