Share

SI PENGACAU KECIL

***

Bina terlihat sedang berdiri di dekat etalase toko tempat-nya bekerja sambil melamun. Ucapan dokter Je dua minggu yang lalu masih terngiang jelas di dalam kepala-nya.

Flashback on

Dokter Je menutup pintu ruang kerja-nya dengan cepat dan mengunci-nya. Lalu menarik Bina ke dekat jendela sambil menarik napas dalam-dalam.

“Aku menemukan beberapa jenis racun yang mengalir di dalam tubuh Awan,” bisik dokter Je.

Bina menarik alis kiri-nya ke atas, “Racun? Maksud Anda, Awan diracuni oleh seseorang?” Dokter Je hanya mengangguk singkat untuk menjawab pertanyaan Bina.

“Sebenarnya, aku mengetahui ini sejak pertama kali Awan dibawa ke sini. Tapi, aku sengaja tidak memberitahu-mu dan melakukan penelitian kepada tubuh anak itu,” jelas dokter Je sambil menundukkan kepala-nya.

“Penelitian? Dokter Je, Awan adalah seorang MANUSIA.” Bina sengaja mengucapkan kata terakhir dengan penuh penekanan sebagai tanda kalau ia merasa marah atas perlakuan dokter Je.

“Baiklah. A-aku minta maaf, karena melakukan
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status