Luka Hati Nia 2

Part 10

Tiga hari di Jogja, banyak tempat yang sudah kami kunjungi. Mulai dari Pantai Parangtritis karena penginapan kami ada di sana, Keraton, Candi Prambanan di Klaten, Candi Borobudur di Magelang, Museum Dirgantara, hingga terakhir Mallioboro. Surganya wanita berbelanja. Sejenak lupa pada masalah yang sedang dihadapi.  Hingga saatnya kami pulang. Mengendarai taksi sampai stasiun.

Saat berada dalam kereta menuju perjalanan pulang, sebuah pesan masuk dari Fani.

[Mbak, tadi Mas Agam kesini, ambil kunci. Tapi pergi lagi. Aku gak tahu dia mau apa. Soalnya tadi kuncinya diantar kesini lagi.] Tak kubalas pesan dari Fani. Aku memilih menentramkan hati dengan lantunan dzikir.

Iseng kubuka story teman-teman pada aplikasi hijau. Hal rutin yang kulakukan saat merasa kesepian. Sudut mataku memanas, melihat sebuah foto pada story Mas Agam, ia menuliskan sebuah kalimat, Tidak akan pernah ada yang bisa menggantikan posisi

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (26)
goodnovel comment avatar
Asnah Se
semangat nia.
goodnovel comment avatar
Mizcell 2021
wah si thor ini gmn sih. masa teks-nya diulang sampai bbrp paragraf. mana bacanya jg pke koin. malah diulang² kan sia² nek begini. huhhhhhhh
goodnovel comment avatar
Tiwi Harmiasih
pingin beli koin tapi g tau caranya
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status